Survei TNI Lembaga Dipercaya Publik Dikritik, Ini kata Burhanuddin Muhtadi

Survei lembaga pimpinan Burhanuddin Muhtadi ini menempatkan TNI sebagai lembaga paling tinggi mendapat kepercayaan masyarakat.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 17 Februari 2021 | 12:23 WIB
Survei TNI Lembaga Dipercaya Publik Dikritik, Ini kata Burhanuddin Muhtadi
Ilustrasi Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi. Survei Indikator menempatkan TNI sebagai institusi paling dipercaya publik [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

SuaraLampung.id - Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) menggelar survei mengenai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Survei lembaga pimpinan Burhanuddin Muhtadi ini menempatkan TNI sebagai lembaga paling tinggi mendapat kepercayaan masyarakat. 

Lewat akun Twitternya, Burhanuddin Muhtadi menayangkan data survei Indikator. Terlihat institusi TNI adalah lembaga paling dipercaya masyarakat. 

Menurut Burhanuddin Muhtadi, dibanding negara seperti Myanmar dan Thailand, stabilitas demokrasi di Indonesia ditunjang salah satunya oleh reformasi militer yang sukses. 

"Trust publik thd TNI paling tinggi dibanding lembaga-lembaga lain. Jika kita lihat bagaimana militer di Myanmar, Thailand atau Mesir yg melakukan kudeta thd pemerintahan demokratis, maka stabilitas demokrasi kita juga ditunjang salah satunya oleh reformasi militer TNI yg sukses" cuit Burhanuddin Muhtadi. 

Baca Juga:7 Pria Ngaku Ormas Ditangkap Polisi, Diduga Peras Oknum Prajurit TNI

Data yang dipaparkan Burhanuddin Muhtadi ini mendapat kritik dari jurnalis investigasi Dandhy Dwi Laksono. Bagi Dandhy, institusi TNI tak layak dilakukan survei dalam hal kepercayaan publik karena TNi adalah institusi yang tertutup. 

"Bung, bagaimana mungkin ketika (1) KPK tak berwenang mengusut langsung korupsi TNI, (2) Komnas HAM tak berwewenang menyidik bahkan menangkap pelanggar HAM seperti KPK, dan (3) TNI punya banyak aturan kerahasiaan dibanding lembaga lain, lalu disurvei urusan "public trust"?" tanya Dandhy ke Burhanuddin Muhtadi. 

Menurut Burhanuddin Muhtadi, persoalan KPK dan Komnas HAM yang tidak punya kewenangan menyelidiki institusi TNI adalah persoalan yang harus diperjuangkan bersama. 

Kata Burhanuddin, dalam survei itu, lembaganya menggunakan pertanyaan standar dalam survei opini publik. "Ya kita perjuangkan supaya KPK dan Komnas HAM punya kewenangan untuk menyidik TNI. Wording pertanyaan yg kami pakai standar yg biasa digunakan dalam survei opini publik seperti yg dipakai WAPOR." tulis Burhanuddin. 

Bagi Dandhy, tetap saja tidak sejajar membandingkan TNI dengan lembagai lain terkait persepsi publik. Ini karena TNI adalah lembaga yang sulit diakses oleh publik. 

Baca Juga:Mengapa Isuzu MU-X Kurang Dilirik Konsumen?

"Itulah poin saya. Dengan banyak "privilege" yang melindungi TNI dari standardisasi transparansi dan akses publik, tentu janggal membandingkan dengan lembaga sipil terkait persepsi publik. Karena publik memang merasa "tak pernah dengar ada kasus" atau "data tidak tersedia". cuit Dandhy. 

Menurut Dandhy, institusi sipil dan militer tak bisa diperbandingkan jika ukurannya persepsi. Karena persepsi sangat terkait dengan paparan informasi.

Burhanuddin Muhtadi mengatakan dirinya tidak membicarakan suksesnya demokrasi, tapi stabilitas demokrasi. "Stabilitas demokrasi diukur adanya persaingan elektoral yg rutin yg tdk dirampas aktor non-demokrasi spt militer. Militer tdk melakukan kudeta itu satu hal yg kita syukuri. Bhw TNI msh banyak kekurangan itu fakta jg" kicau Burhanuddin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini