Cara Mengurutkan Pecahan dari yang Terkecil ke Terbesar dengan Mudah

Kesalahan umum mengurutkan pecahan muncul dari membandingkan pembilang atau terpaku penyebut tanpa menyamakan bentuk pecahan.

Tasmalinda
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:12 WIB
Cara Mengurutkan Pecahan dari yang Terkecil ke Terbesar dengan Mudah
Cara mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke terbesar
Baca 10 detik
  • Kesalahan umum mengurutkan pecahan muncul dari membandingkan pembilang atau terpaku penyebut tanpa menyamakan bentuk pecahan.
  • Metode utama mengurutkan pecahan melibatkan menyamakan penyebut menggunakan KPK, mengubah ke desimal, atau perkalian silang.
  • Penyelesaian soal ujian sering menggunakan konversi desimal untuk mengurutkan pecahan dari nilai terkecil menuju terbesar.

SuaraLampung.id - Mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke terbesar sering bikin bingung, apalagi jika penyebutnya berbeda. Tak jarang, siswa menebak-nebak atau menghafal tanpa benar-benar paham caranya. Padahal, ada langkah sederhana dan cepat yang bisa dipakai untuk semua jenis soal.

Agar tidak salah lagi, berikut panduan cara mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke terbesar lengkap dengan contoh yang mudah dipahami.

Kenapa Mengurutkan Pecahan Sering Salah?
Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:
1. Langsung membandingkan angka pembilang
2. Terpaku pada penyebut besar atau kecil
3. Lupa menyamakan bentuk pecahan
4. Terburu-buru tanpa cek ulang

Cara Paling Mudah Mengurutkan Pecahan

Baca Juga:Menelusuri Kebun Kopi Robusta di Lampung Barat, Dari Lereng hingga Secangkir Kopi Juara

1. Samakan Penyebut
Jika pecahan memiliki penyebut berbeda, langkah pertama adalah menyamakan penyebutnya (KPK).

Contoh:
½, , ¼

KPK dari 2, 3, dan 4 adalah 12.

½ = 6/12
= 4/12
¼ = 3/12
Urutan dari terkecil ke terbesar:
¼, , ½

2. Ubah ke Bentuk Desimal

Baca Juga:7 Fakta Kasus Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Lampung Utara Rugikan Negara Rp2,9 Miliar

Cara ini cocok untuk soal cepat dan jumlah pecahan sedikit.

Contoh:
¾ = 0,75
= 0,4
½ = 0,5

Urutan dari terkecil ke terbesar:
, ½, ¾

3. Gunakan Perkalian Silang (Cara Kilat)

Cara ini efektif untuk membandingkan dua pecahan.

Contoh:
Bandingkan dan ¾

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak