Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran Rp30 miliar untuk meremajakan sistem drainase dan trotoar

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 24 Juli 2026 | 07:23 WIB
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
Pemkot Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk membenahi trotoar yang rusak dan drainase yang menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan di beberapa ruas jalan protokol. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran Rp30 miliar untuk meremajakan sistem drainase dan trotoar pada Kamis, 23 Juli 2026.
  • Proyek perbaikan infrastruktur ini dikerjakan secara paralel di enam ruas jalan protokol strategis di Bandar Lampung.
  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dedi Sulistio menyatakan penataan ini bertujuan mengatasi masalah utama penyebab kerusakan jalan.

SuaraLampung.id - Selama ini, lubang di jalanan sering kali hanya dipandang sebagai masalah permukaan. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kini memilih cara berbeda. Mereka tidak lagi sekadar menambal, melainkan membedah apa yang ada di bawah aspal.

Menyadari bahwa musuh utama ketahanan jalan adalah air yang tergenang, Pemkot Bandar Lampung kini tengah tancap gas merombak sistem drainase yang selama ini menjadi biang kerok kerusakan infrastruktur.

Fokusnya jelas, yakni menyasar akar masalah melalui peremajaan sistem resapan air di sejumlah ruas jalan protokol.

"Saat ini kami sedang mempercantik trotoar sekaligus meremajakan sistem drainase. Inilah jantung masalahnya yakni buruknya resapan air yang membuat jalan cepat rusak," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sulistio, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Tak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp30 miliar telah digelontorkan untuk proyek ambisius ini. Dana tersebut dialokasikan untuk membenahi trotoar sekaligus sistem pembuangan air di bawahnya.

Saat ini, geliat pembangunan mulai terlihat di enam titik strategis secara paralel. Ruas-ruas utama seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Sultan Agung kini tengah bersalin rupa.

Dedi menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar mengejar estetika agar kota terlihat cantik bagi pejalan kaki.

"Pengerjaan fisik yang kami lakukan menyasar fungsi krusial. Kami membenahi trotoar sekaligus saluran drainase di bawahnya. Panjangnya bervariasi, menyesuaikan kebutuhan riil di lapangan," tambahnya.

Langkah ini bukanlah proyek instan yang selesai dalam semalam. Pemkot Bandar Lampung telah menyusun peta jalan (roadmap) perbaikan infrastruktur secara berkesinambungan.

Baca Juga:Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung

Bagi warga yang wilayahnya belum tersentuh perbaikan tahun ini, Dedi memberikan titik terang. Penataan ini dipastikan akan terus berlanjut ke jalan-jalan protokol lainnya.

Bahkan, lokasi-lokasi strategis yang belum masuk daftar tahun ini sudah resmi dikunci dalam skema perencanaan anggaran tahun 2027. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini