- Kebakaran hebat melanda rumah Nurjanah di Desa Mulya Jaya pada Kamis malam, 29 Oktober 2026.
- Korban tewas akibat terjebak saat tidur sendirian di rumah karena anaknya sedang berada di luar.
- Polisi menyatakan korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan dan merenggut nyawa korban.
SuaraLampung.id - Suara gemuruh memecah keheningan malam di Desa Mulya Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (29/10/2026).
Saat warga berhamburan mencari sumber suara, kobaran api raksasa telah menelan habis sebuah rumah hingga rata dengan tanah, merenggut nyawa pemiliknya, Nurjanah (43).
Tragedi ini menyisakan kepiluan mendalam sekaligus tanda tanya. Di tengah amukan si jago merah yang begitu beringas, para tetangga mengaku sama sekali tidak mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam bangunan.
Nahas, saat insiden maut itu terjadi, Nurjanah diduga kuat sedang terlelap tidur seorang diri sehingga tak memiliki celah untuk meloloskan diri dari kepungan api.
Baca Juga:Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
Ibu dua anak tersebut diketahui hanya tinggal berdua dengan salah satu anaknya, sementara anak lainnya sedang menimba ilmu di pondok pesantren.
Takdir berkata lain, sang anak yang tinggal bersamanya kebetulan sedang berada di luar rumah saat api mulai melahap tempat tinggal mereka.
Seorang warga menuturkan suasana mencekam saat dirinya melintas di lokasi. Api telah melumat hampir seluruh rangka rumah ketika warga berjibaku memadamkan sisa-sisa bara.
"Saya pas lewat sudah ramai orang, api mulai padam. Sempat terlihat kondisi pemilik rumah sangat memprihatinkan karena hangus terbakar. Warga saat itu masih berusaha mematikan sisa bara api," ungkapnya.
Berdasarkan penuturan warga sekitar, korban dikabarkan memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Dugaan sementara mengarah pada kondisi korban yang panik, terlelap, atau mengalami sesak napas akibat kepulan asap tebal sebelum sempat beranjak dari tempat tidurnya.
Baca Juga:Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah
Material bangunan yang cepat terbakar membuat seluruh harta benda korban musnah tanpa sisa dalam hitungan puluhan menit. Polisi menyebut penyebab kebakaran karena korsleting listrik.