Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Pemerintah Provinsi Lampung mengadopsi klon unggul robusta temuan petani lokal untuk merevitalisasi perkebunan tua di Lampung Barat.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melakukan pengembangan berbagai klon unggul lokal kopi robusta Lampung hasil pengembangan petani lokal. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Lampung mengadopsi klon unggul robusta temuan petani lokal untuk merevitalisasi perkebunan tua di Lampung Barat.
  • Dinas Perkebunan Lampung menerapkan teknik sambung pucuk pada lahan seluas enam hektare di Kebun Induk Hanakau sejak Oktober 2026.
  • Penerapan teknik sambung pucuk tersebut berhasil membuat tanaman kopi tua berbuah lebat dengan cepat dalam waktu dua tahun.

SuaraLampung.id - Terobosan besar dalam industri kopi Lampung justru lahir bukan dari balik meja laboratorium, melainkan dari tangan-tangan kreatif para petani lokal.

Mengapresiasi inovasi akar rumput tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kini resmi mengadopsi dan mengembangkan klon unggul kopi robusta temuan petani untuk merevitalisasi perkebunan yang mulai uzur.

Proyek percontohan ini dipusatkan di Kebun Induk Hanakau, Kabupaten Lampung Barat. Di atas lahan seluas 10 hektare tersebut, tersimpan masalah klasik yakni sekitar 6 hektare di antaranya dipenuhi tanaman kopi tua berusia 15 hingga 20 tahun yang produksinya kian merosot.

Alih-alih membongkar habis lahan, Dinas Perkebunan Provinsi Lampung memilih strategi cerdas teknik sambung pucuk (grafting) menggunakan bibit klon unggul karya petani lokal.

Baca Juga:Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

"Di Lampung Barat banyak sekali petani kreatif yang berhasil mengembangkan klon robusta unggul. Kami sangat menghargai itu. Kini, benih temuan mereka kami sambungkan ke pohon-pohon tua yang kurang produktif agar bisa bangkit lagi," tegas Kepala Dinas Perkebunan Lampung, Desti Arisandi, Jumat (30/10/2026).

Hasilnya terbukti instan dan mencengangkan. Sejumlah tanaman tua yang disambung dengan klon lokal tersebut dilaporkan sudah berbuah lebat hanya dalam waktu dua tahun—jauh lebih cepat dibanding siklus tanam konvensional.

Langkah ini bukan sekadar urusan mendongkrak tonase panen, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap hak intelektual petani.

"Harapan kami ke depan, klon-klon unggul ini bisa resmi melewati tahapan pelepasan varietas. Ini penghargaan nyata atas kerja keras petani, sekaligus memperkaya variasi robusta unggulan Lampung," tambah Desti.

Langkah agresif Pemprov Lampung ini menjadi krusial di tengah tren positif sektor perkebunan emas hitam tersebut. Berdasarkan data Dinas Perkebunan, produksi kopi robusta Lampung melonjak signifikan pada 2025, menembus angka 127.578 ton, naik dari capaian tahun 2024 yang tercatat 120.377 ton.

Baca Juga:Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun

Dari total 152.527 hektare areal tanam kopi di Lampung saat ini, sekitar 6.814 hektare teridentifikasi sebagai tanaman rusak atau tua.

Keberhasilan rekayasa klon lokal di Hanakau ini digadang-gadang bakal menjadi cetak biru (blueprint) untuk meremajakan ribuan hektare kebun kopi lainnya di Sai Bumi Ruwa Jurai. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak