Penyelundupan 670 Burung Liar Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni

Tim gabungan menggagalkan penyelundupan 670 ekor burung ilegal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan,

Wakos Reza Gautama
Rabu, 15 Juli 2026 | 13:25 WIB
Penyelundupan 670 Burung Liar Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
Tim gabungan Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta JSI Kalianda mengamankan 670 ekor burung yang diangkut menggunakan bus antarprovinsi tanpa dilengkapi sertifikat karantina yang sah. [Dok Humas Polres Lampung Selatan]
Baca 10 detik
  • Tim gabungan menggagalkan penyelundupan 670 ekor burung ilegal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Selasa, 14 Juli 2026.
  • Petugas menemukan ratusan burung tanpa dokumen resmi yang disembunyikan di dalam bagasi bus antarkota milik PO Adhi Prima.
  • Pengemudi bus, Muhamad Toha, kini diproses hukum sementara seluruh satwa tersebut diserahkan ke Balai Karantina untuk penanganan lanjut.

SuaraLampung.id - Upaya penyelundupan ratusan ekor burung ilegal kembali digagalkan petugas di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (14/7/2026).

Tim gabungan yang bersiaga mencium ada sesuatu yang tidak beres pada sebuah bus antarkota antarprovinsi yang baru saja tiba dari arah Palembang.

Bus berkelir khas milik PO Adhi Prima dengan nomor polisi B 7011 JXA itu dihentikan petugas sekitar pukul 20.50 WIB.

Siapa sangka, di balik deru mesin dan deretan kursi penumpang, tersimpan ratusan burung yang sedang dipaksa berpindah pulau secara ilegal.

Baca Juga:Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang

Saat petugas meminta pengemudi, Muhamad Toha (41), membuka pintu bagasi, aroma khas dan suara-suara lirih mulai terdengar.

Di sana, tertumpuk rapi 35 keranjang plastik berwarna putih. Begitu dibuka terlihat ratusan burung liar berdesakan dalam ruang yang sempit.

Tak tanggung-tanggung, tim gabungan dari KSKP Bakauheni, Balai Karantina (BKHIT), BKSDA, dan JSI Kalianda mendata ada 670 ekor burung di dalamnya.

Keragaman spesiesnya pun mencengangkan, mulai dari 240 ekor Pentet yang gagah, hingga 180 ekor Jalak Kerbau yang cerdas. Ada pula Cerucuk, Pelatuk Beras, Perenjak, Cipoh, Ciblek, hingga satu ekor Glatik Batu yang mungil.

Kapolsek KSKP Bakauheni, AKP Fransiskus Yepta Terang Ginting, menegaskan bahwa penangkapan ini bukanlah kebetulan.

Baca Juga:Ketika Oknum TNI dan Polri Kompak Selundupkan 5 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Ini adalah buah dari pengawasan ketat dan pemeriksaan selektif yang menjadi nafas sehari-hari di gerbang utama perlintasan Sumatera-Jawa tersebut.

"Pelabuhan Bakauheni adalah titik strategis. Kami tidak hanya memburu narkotika atau barang berbahaya, tapi juga menjaga kelestarian hayati dari upaya penyelundupan satwa tanpa dokumen sah," tegas AKP Ginting.

Sopir, Muhamad Toha, tak berkutik saat diminta menunjukkan sertifikat karantina yang menjadi syarat mutlak pengangkutan satwa.

Tanpa dokumen resmi, ratusan burung ini dianggap sebagai komoditas ilegal yang berpotensi menyebarkan penyakit sekaligus mengancam ekosistem alam.

Kini, Bus Adhi Prima itu harus parkir lebih lama di Mapolsek KSKP Bakauheni sebagai barang bukti. Muhamad Toha pun terancam jeratan Pasal 88 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Beruntung, 670 ekor burung tersebut kini telah diserahkan ke Balai Karantina untuk mendapatkan penanganan sesuai prosedur. Mereka telah terbebas dari pengapnya bagasi bus dan selangkah lebih dekat untuk kembali ke habitat asalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini