Maut di Perlintasan Negarabatin: Mobil Alya Tertemper Kereta Api, 2 Pelajar Tewas

Dua pelajar putri tewas akibat mobil yang mereka tumpangi tertabrak Kereta Api Babaranjang di Lampung Utara

Wakos Reza Gautama
Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48 WIB
Maut di Perlintasan Negarabatin: Mobil Alya Tertemper Kereta Api, 2 Pelajar Tewas
Ilustrasi Mayat. Dua pelajar putri tewas akibat mobil yang mereka tumpangi tertabrak Kereta Api Babaranjang di Lampung Utara, Selasa (14/7/2026). [unsplash/john hendrick]
Baca 10 detik
  • Dua pelajar putri tewas akibat mobil yang mereka tumpangi tertabrak Kereta Api Babaranjang di Lampung Utara, Selasa (14/7/2026).
  • Kecelakaan terjadi pukul 07.10 WIB saat kendaraan melintasi rel di Desa Negarabatin, Kecamatan Kotabumi Utara menuju sekolah.
  • Pengemudi mobil selamat dari maut dan dilarikan ke rumah sakit sementara pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara.

SuaraLampung.id - Selasa (14/7/2026) pagi di perlintasan kereta api Desa Negarabatin, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, pecah sebuah tragedi memilukan.

Dua pelajar putri, Siti Komaria (17) dan Haipi Pita (14), warga Desa Hanakau Jaya, Kecamatan Sungkai Utara, sudah rapi dengan seragam sekolah mereka.

Pukul 06.25 WIB, bersama rekan mereka Fiki Farel (17) di balik kemudi Toyota Alya putih, ketiganya membelah jalanan menuju MTs Padang Ratu.

Tepat pukul 07.10 WIB, di perlintasan kereta api Desa Negarabatin, Kecamatan Kotabumi Utara, rutinitas pagi itu berubah menjadi petaka.

Baca Juga:Liburan Keluarga Berujung Duka, Polisi dan Istri Tewas di Jalan Tol Lampung

Suara klakson panjang Kereta Api Babaranjang yang menggelegar tak mampu menghentikan takdir. Saat melintasi rel, mobil bernomor polisi B-1310-BID itu tertemper lokomotif raksasa yang tengah melaju kencang. Benturan hebat tak terelakkan.

Kekuatan besi kereta menyeret mobil kecil itu hingga sejauh 10 meter. Suara dentuman logam yang beradu membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Di lokasi kejadian, kondisi kendaraan tampak luluh lantak, nyaris tak berbentuk lagi.

Nahas, Siti Komaria dan Haipi Pita mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian akibat luka berat yang mereka diderita. Perjalanan mereka menuju bangku sekolah terhenti selamanya di perlintasan sunyi itu.

Sementara itu, sang pengemudi, Fiki Farel, berhasil lolos dari maut meski harus dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka dan trauma yang mendalam.

Warga desa yang datang memberikan pertolongan pertama hanya bisa terdiam melihat puing-puing kendaraan dan buku-buku sekolah yang berserakan.

Baca Juga:Dihadiahi Timah Panas! Dua Pembunuh Wanita di Lampung Utara Ternyata Positif Sabu

Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara segera tiba di lokasi untuk mengamankan barang bukti dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak