Dobrak Keterbatasan Anggaran, Mirza Ingin Terapkan Sukuk dan Obligasi Daerah

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak wilayah Sumbagsel mengurangi ketergantungan anggaran pusat melalui inovasi pembiayaan obligasi dan sukuk daerah.

Wakos Reza Gautama
Selasa, 19 Mei 2026 | 07:38 WIB
Dobrak Keterbatasan Anggaran, Mirza Ingin Terapkan Sukuk dan Obligasi Daerah
Ilustrasi Rahmat Mirzani Djausal. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak wilayah Sumbagsel mengurangi ketergantungan anggaran pusat melalui inovasi pembiayaan obligasi dan sukuk daerah. [Lampungpro.co]
Baca 10 detik
  • Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak wilayah Sumbagsel mengurangi ketergantungan anggaran pusat melalui inovasi pembiayaan obligasi dan sukuk daerah.
  • Penerapan instrumen keuangan pasar modal ini ditujukan untuk membiayai proyek strategis guna memperkuat struktur ekonomi pembangunan daerah secara mandiri.
  • Keberhasilan skema ini menuntut profesionalisme tata kelola, kesiapan regulasi, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem pembiayaan yang berkelanjutan.

SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung berencana menerapkan sejumlah langkah untuk mengurangi ketergantungan anggaran dari pusat. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan masa depan pembangunan tidak boleh lagi hanya bergantung pada belas kasihan anggaran rutin dari pusat.

Ia mengajak seluruh wilayah di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), mulai dari Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, hingga Lampung, untuk berani "lepas sambung" dari ketergantungan finansial klasik.

"Kita butuh keberanian untuk berinovasi," tegas Rahmat Mirzani dengan nada optimis. Senjatanya? Obligasi dan Sukuk Daerah.

Dua instrumen keuangan ini ia tawarkan bukan sekadar sebagai alternatif, melainkan sebagai solusi strategis untuk memperkuat struktur pembiayaan pembangunan.

Baca Juga:Gagal Nyebrang ke Jawa! Dua Maling Motor Lampung Timur Diciduk Polisi di Pelabuhan Bakauheni

Melalui skema ini, daerah tidak lagi hanya menjadi penonton atau pemberi izin lahan, tetapi aktor utama yang mampu mengelola modal produktif secara mandiri.

Mirza menekankan bahwa pembiayaan melalui pasar modal ini akan dialokasikan untuk proyek-proyek strategis yang memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.

"Kita berbicara tentang bagaimana daerah harus lebih berani berpikir maju. Obligasi dan sukuk akan menjadi solusi produktif untuk mempercepat pembangunan sektor-sektor kunci," jelasnya.

Namun, ia sadar bahwa menerbitkan surat utang daerah bukan perkara membalikkan telapak tangan. Ada "harga" yang harus dibayar berupa profesionalisme.

Ia menggarisbawahi pentingnya kesiapan regulasi, kapasitas SDM yang mumpuni, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga:Modal Congkel Rolling Door, Pria di Lampung Tengah Gasak Ninja dan KLX Rp70 Juta dari Diler

Visi besar ini tentu membutuhkan "orkestra" yang harmonis. Sang Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akademisi, hingga para investor, untuk bersinergi.

Ia bermimpi Lampung bisa menjadi pilot project atau daerah percontohan nasional dalam pengelolaan keuangan daerah yang sehat dan modern.

"Saya percaya, jika kolaborasi ini berjalan baik, Lampung akan menjadi daerah yang lebih kompetitif. Kita ingin menciptakan ekosistem pembiayaan yang transparan dan berkelanjutan," tambahnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak