Banjir Kembali Kepung Bandar Lampung, Apa Solusi Pemkot?

Beberapa wilayah yang terkena banjir seperti Umbul Kunci, Keteguhan, Telukbetung Timur

Wakos Reza Gautama
Kamis, 27 Februari 2025 | 19:31 WIB
Banjir Kembali Kepung Bandar Lampung, Apa Solusi Pemkot?
Sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung kembali terendam banjir setelah hujan deras, Kamis (27/2/2025) sore. [Lampungpro.co]

SuaraLampung.id - Sejumlah wilayah Bandar Lampung kembali terendam banjir, setelah hujan deras mengguyur pada Kamis (27/2/2025) sore.

Beberapa wilayah yang terkena banjir seperti Umbul Kunci, Keteguhan, Telukbetung Timur. SMPN 27 Bandar Lampung yang berada di Sukamaju, Telukbetung Timur, juga tak luput dari genangan air.

Kemudian banjir juga merendam Jalan Pramuka, Rajabasa, serta Jalan ZA Pagar Alam, tepatnya di depan Pasca Sarjana Universitas Bandar Lampung (UBL).

Dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com,  banjir juga merendam wilayah Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung, yang berbatasan dengan Bandar Lampung.

Baca Juga:Harga Bahan Pokok di Bandar Lampung Stabil Menjelang Ramadan

Sebelumnya, hujan yang mengguyur Bandar Lampung sejak Kamis (27/2/2025) dinihari membuat Sungai Way Kandis kembali meluap.

Luapan air aungai ini mulai terjadi pukul 05.00 WIB, sehingga merendam sebagian rumah di pinggir sungai Perumahan Glora Persada, Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung.

Menurut Ketua RT 12 Lingkungan 2 Kelurahan Rajabasa Raya, Haryono, luapan Sungai Way Kandis ini merupakan kiriman dari kawasan Kemiling. "Infonya di Kemiling tidak hujan lagi, semoga luapan air tak meluas," kata Haryono.

Mitigasi Banjir

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil sejumlah langkah dalam memitigasi bencana banjir yang sering terjadi.

Baca Juga:Banjir Lagi! Sungai Way Kandis Meluap, Rendam Perumahan Glora Persada di Bandar Lampung

"Ada beberapa catatan yang kami buat setelah mitigasi bencana banjir yang terjadi dua kali dalam kurun waktu dua bulan di kota ini," kata Asisten I Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, Kamis (27/2/2025).

Dia mengatakan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan melaksanakan kerja sama dengan Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran untuk memelihara wilayah catchment area di register 17 dan register 19.

"Catatan kami, selain intensitas hujan yang cukup tinggi, banjir di Bandarlampung juga disebabkan oleh rusaknya wilayah hulu di register 17 (perbatasan dengan Kabupaten Lampung Selatan di Panjang) dan register 19 (perbatasan dengan Pesawaran)," kata dia.

Sukarma menyebutkan bahwa banyaknya pemukiman yang tumbuh di daerah itu mengurangi wilayah tangkapan air. Kemudian kurangnya pohon yang mampu menahan run off air di wilayah hulu juga menyebabkan masalah.

"Tidak hanya itu saja, kami juga mencatat kurangnya ruang terbuka hijau di Kota Bandarlampung menjadi salah satu sebab terjadinya banjir," kata dia.

Oleh karena itu, Pemkot Bandar Lampung akan melakukan penanaman pohon dan menambah ruang terbuka hijau (RTH) untuk menahan run off air dan meningkatkan kualitas udara.

"Terkait masalah ini sebenarnya masih ada ruang yang bisa dimanfaatkan untuk menambah (RTH). Di antaranya dengan memanfaatkan perumahan-perumahan yang fasumnya sudah dimiliki pemerintah," kata dia.

Sukarma pun mengatakan bahwa sistem drainase di kota ini yang tidak mampu menampung debit air besar juga menjadi masalah.

Ditambah lagi dengan banyaknya sampah serta sedimen tanah, pasir, lumpur, dan batu di sungai dan drainase yang menghambat aliran air, kemudian konektivitas antar drainase yang belum terpadu juga memperburuk situasi.

"Maka sistem drainase juga akan diperbaiki dengan cara memperlebar dimensi dan memperdalamnya, namun tetap memperhatikan kontur alur. Kami juga akan melakukan normalisasi sungai secara rutin dengan fasilitas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang dilakukan untuk beberapa sungai besar di kota ini," kata dia.

Dia mengatakan bahwa guna mengantisipasi luapan air, pemkot pun bakal meninggikan sejumlah talud di sepanjang sungai yang ada di kota ini.

"Lalu, embung dan sumur resapan juga akan dibuat, serta jalur evakuasi untuk mempermudah masyarakat menyelamatkan diri jika terjadi banjir akan diperbanyak. Kami juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, terutama terkait sampah, dan memberikan pemahaman tentang risiko tinggal di lereng dan bantaran sungai," kata dia. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini