Produksi Nira Naik 100%, Petani Kelapa Lampung Timur Berterima Kasih pada NGO, Bukan Pemerintah

menurut Sutiman, pemerintah tidak pernah mendampingi petani kelapa untuk penanganan hama.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 21 September 2024 | 13:21 WIB
Produksi Nira Naik 100%, Petani Kelapa Lampung Timur Berterima Kasih pada NGO, Bukan Pemerintah
Program manager WEI Billy Hasby saat memberi sambutan di acara Hari Temu Tani di Lampung Timur, Sabtu (21/9/2024). [Suara.com/Agus Susanto]

“Kami telah melihat perubahan nyata dalam praktik pertanian petani kelapa nira setelah terlibat dalam program sekolah lapang," kata Billy.

Terdapat sekitar 460 petani yang lulus sekolah lapangan petani kelapa nira masuk dan layak sebagai rantai pemasok pangan berkelanjutan. Dengan Good Agricultural Practices yang diterapkan secara konsisten, produksi kelapa nira tidak hanya meningkat, tetapi juga berkualitas dan lebih ramah lingkungan.

Kegiatan Hari Temu Tani yang telah dilakukan di Lampung Timur menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan. Para peserta termasuk perwakilan pemerintah daerah, perusahaan,
komunitas petani, serta agen rantai pasok kelapa nira.

WEI juga merespons masalah hama kumbang tanduk (Oryctes Rhinoceros) yang mengancam tanaman kelapa nira melalui inisiatif Pemburu Wawung. Ini adalah sebuah kegiatan preventif dan kuratif untuk pengendalian hama terpadu. Inisiatif ini berhasil membantu petani mengurangi lebih dari 15% dampak serangan hama yang sebelumnya cukup meresahkan.

Baca Juga:Terima Pendaftaran Dawam-Ketut, KPU Lampung Timur Dilaporkan ke Bawaslu

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Moch Yusuf mengatakan dirinya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan WEI dan petani kelapa Lampung Timur karena mendongkrak perkembangan SDM petani kelapa.

Dia berjanji akan mempertahankan harga gula merah yang layak yang tidak membuat petani kelapa rugi. Yusuf juga menegaskan jangan sampai ada keuntungan sepihak dalam kerjasama antara petani kelapa dengan pihak perusahaan.

"Saya sudah berbincang dengan petani kelapa untuk produksi dan kualitas sudah bagus hanya nanti kami akan mengawasi sistem kerjasama agar tidak terjadi keuntungan sepihak," tegas Moch Yusuf.

Menurutnya Lampung Timur merupakan daerah kering yang sangat potensi untuk bercocok tanam kelapa, Diaman kelapa dari buah, batang, daun dan papahnya pun bisa dijadikan sumber penghasilan.

Kontributor : Agus Susanto

Baca Juga:Dawam-Ketut Melaju di Pilkada Lampung Timur 2024

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini