Tak Mau Ketergantungan dari Brebes, Lampung Kembangkan Sentra Bawang Merah

pengembangan sentra bawang merah agar tidak selalu tergantung dengan produksi dari Brebes.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 20 Juli 2024 | 12:20 WIB
Tak Mau Ketergantungan dari Brebes, Lampung Kembangkan Sentra Bawang Merah
Ilustrasi Bawang Merah. Lampung kembangkan sentra bawang merah. [unsplash/paul magdas]

SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengembangkan sentra bawang merah di beberapa daerah guna membentuk kemandirian pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung Bani Ispriyanto menuturkan, pengembangan sentra bawang merah agar tidak selalu tergantung dengan produksi dari Brebes.

Ia mengatakan untuk permulaan, dilakukan di lahan seluas 150 hektare, dan akan terus diperluas ke beberapa kabupaten yang dinilai lahannya cocok ditanami komoditas tersebut.

"Lahan untuk penanaman pertama ini cukup luas sekitar 150 hektare, di Desa Ruguk saja seluas 50 hektare. Tapi penanaman bawang merah tersebut tidak dilakukan serempak melainkan secara bertahap karena dilakukan di daerah berbeda-beda," katanya.

Baca Juga:Ngeri! Ular Sanca 3 Meter Masuk Kandang Ternak Warga di Lampung Selatan

Bani menjelaskan pengembangan awal penanaman bawang merah di Provinsi Lampung tersebut dilakukan di Kabupaten Lampung Selatan tepatnya di Desa Ruguk, Pringsewu di Desa Ambarawa dan Kabupaten Tanggamus. Dan daerah tersebut pun didorong untuk menjadi sentra produksi bawang merah.

Selain menjadi sentra produksi, daerah-daerah itu juga diproyeksikan menjadi sentra pembenihan bawang merah melalui Program Desa Mandiri Bawang Merah, dengan adanya pengembangan benih meski skala kecil.

"Dan ini bukan lagi demplot tapi sudah berbentuk lahan yang di tanam bahkan sudah di panen beberapa waktu lalu," ucap dia.

Menurut Bani, para petani di daerah yang tengah didorong menjadi sentra bawang merah itu telah melakukan alih teknologi dan ilmu dari daerah sentra bawang merah yang ada di Jawa. Sehingga diharapkan lahan yang diusahakan menjadi sentra bawang merah tersebut dapat berproduksi maksimal.

"Kita sudah belajar dari petani yang berasal dari Brebes dan daerah lainnya yang sebelumnya sudah terkenal menjadi sentra bawang merah. Tapi memang kalau dibandingkan dengan kebutuhan seluruh provinsi masih kurang karena ini baru pengembangan awal," tambahnya.

Baca Juga:Gajah Liar di Lampung Barat Dipasangi GPS, Ini Tujuannya

Bani melanjutkan pengembangan sentra bawang merah yang dilakukan di Provinsi Lampung dalam beberapa tahun ini dilakukan atas adanya kejadian berulang komoditas bawang merah menjadi salah satu penyumbang inflasi daerah.

"Bawang merah ini sering menimbulkan gejolak karena harganya fluktuatif dan kadang menjadi penyebab inflasi. Hal itu terjadi karena memang Lampung bukan daerah sentra bawang merah. Sehingga kami sedang mengembangkan sentra bawang merah untuk mencoba menjaga ketersediaan komoditas tersebut tetap stabil," kata dia. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak