- Polres Metro menggerebek praktik penyalahgunaan minyak mentah ilegal di Jalan Pala VII, Kota Metro, pada Senin dini hari.
- Petugas mengamankan AW beserta berbagai barang bukti berupa ratusan jerigen minyak dan tiga unit kendaraan operasional.
- Tersangka AW mengakui distribusi minyak dari Palembang, sementara pemilik rumah berinisial N kini ditetapkan sebagai buronan polisi.
SuaraLampung.id - Suasana Jalan Pala VII, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, yang biasanya sunyi di tengah malam, mendadak mencekam pada Senin dini hari (20/4/2026).
Di bawah keremangan lampu jalan sekitar pukul 01.30 WIB, sebuah truk colt diesel kuning terlihat sibuk menurunkan muatan ke sebuah rumah. Aktivitas itu bukan bongkar muat biasa, melainkan praktik ilegal yang telah lama diendus petugas.
Tim Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) bersama Unit III Tipidter Sat Reskrim Polres Metro yang tengah berpatroli, langsung bergerak cepat setelah mencium aroma solar dan minyak mentah yang menyengat di lokasi.
Kehadiran petugas berpakaian preman maupun seragam lengkap mengejutkan para pelaku. Menyadari posisinya terkepung, pemilik rumah berinisial N bersama sopir truk dan beberapa pekerja nekat mengambil langkah seribu.
Mereka menghilang di balik kegelapan gang-gang sempit Kelurahan Iringmulyo, meninggalkan kendaraan dan muatan berharga mereka begitu saja.
Namun, drama belum usai. Saat polisi sedang melakukan penggeledahan, seorang pria berinisial AW mendadak muncul di lokasi dengan mengendarai mobil Gran Max.
Seolah "masuk ke sarang macan", AW yang tidak menyadari kehadiran polisi di sana langsung diamankan. Kepada petugas, AW akhirnya bernyanyi. Ia mengakui bahwa ratusan jerigen minyak mentah alias "minyak cong" yang baru saja diturunkan dari truk adalah miliknya.
Dari hasil interogasi, terungkaplah rantai bisnis gelap ini. AW mendatangkan minyak mentah tersebut dari wilayah Palembang, Sumatera Selatan, dengan harga modal Rp8.600 per liter.
Minyak tersebut kemudian ia jual kepada N (DPO) seharga Rp9.400 per liter. Dari margin Rp800 per liter, AW meraup untung besar mengingat skala pengirimannya yang mencapai ribuan liter.
Baca Juga: Rayuan Maut Pria Beristri di Balam: Mengajak Anak Bawah Umur 'Staycation' Hingga Digerebek Istri
Di lokasi penggerebekan, polisi menemukan pemandangan yang mencengangkan. Bak gudang energi ilegal, petugas menyita tiga unit kendaraan jenis truk Colt Diesel kuning, Gran Max putih, dan Kijang Super merah.
Lalu ada empat unit tandon BBM kapasitas 1.000 liter, 229 jerigen minyak mentah (putih), 11 jerigen Pertalite, dan 20 jerigen Solar.
Kapolres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi praktik penyalahgunaan BBM di wilayah hukumnya.
“Pengungkapan ini adalah bagian dari komitmen kami menjaga stabilitas energi. Kami tidak hanya mengamankan barang bukti, tapi akan terus memburu N dan jaringan lainnya yang terlibat,” tegas AKBP Hangga.
Kini AW harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Ia dijerat dengan UU Migas yang telah diubah dalam UU Cipta Kerja dengan ancaman hukuman penjara yang serius.
Berita Terkait
-
Rayuan Maut Pria Beristri di Balam: Mengajak Anak Bawah Umur 'Staycation' Hingga Digerebek Istri
-
Tiga Pria Penyedot Solar Subsidi di Lampung Timur Diringkus: Ribuan Liter BBM Diamankan
-
Gara-gara Salah Paham, Bogem Mentah Melayang di Jalan Walisongo Metro: Korban Tak Sadarkan Diri
-
Duel Berdarah 2 Saudara di Pasar Kopindo Metro: Pria Ini Terkapar dengan Telinga Nyaris Putus
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Petaka di Sungai Way Pisang: Saat Arus Mendadak Datang dan Membawa Pergi Kenji Kecil
-
8 Jemaah Haji Lampung Wafat di Tanah Suci
-
Terjaring di Penginapan Bandar Lampung, WNA Yaman Dideportasi
-
Penyelundupan 172 Burung Ilegal Terhenti di Kabin Truk di Pelabuhan Bakauheni
-
Gandeng Investor Eropa, Lampung Bakal Bangun Kilang Minyak Raksasa di Katibung