- Seorang anak berusia lima tahun bernama Kenji terseret arus deras Sungai Way Pisang pada Sabtu, 6 Juni 2026.
- Debit air sungai naik secara tiba-tiba saat korban sedang bermain bersama teman-temannya sekitar pukul 15.00 WIB.
- Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai namun korban belum ditemukan hingga Sabtu petang.
SuaraLampung.id - Kenji, bocah berusia lima tahun itu tampak asyik bercengkerama dengan rekan-rekan sebayanya di sekitar aliran Sungai Way Pisang, Sabtu (6/6/2026).
Keceriaan anak-anak itu seketika berubah menjadi jerit kepanikan. Sekitar pukul 15.00 WIB, aliran sungai yang semula tampak tenang mendadak berubah ganas.
Debit air naik secara tiba-tiba, sebuah fenomena luapan mendadak yang tak memberi kesempatan bagi langkah kecil Kenji untuk berlari. Dalam sekejap, Kenji terseret arus deras dan hilang dari pandangan teman-temannya.
“Kejadiannya sangat cepat. Korban bermain sejak pukul 13.30 WIB, dan saat pukul 15.00 WIB air tiba-tiba naik dan menyeretnya. Keluarga langsung melapor ke Damkarmat dan diteruskan ke kami,” ujar Koordinator Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Damkarmat, TNI, Polri, hingga relawan dan warga setempat langsung mengepung sungai begitu mendapat kabar hilangnya Kenji.
Rezie Kuswara, menyatakan bahwa timnya langsung bergerak maraton begitu menerima laporan. Operasi pencarian dibagi menjadi beberapa regu demi efektivitas waktu sebelum hari gelap.
“Kami membagi regu untuk menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan menyusuri sepanjang bantaran secara manual. Setiap sudut yang diperkirakan menjadi lokasi korban tersangkut terus kami pantau,” ujar Rezie pada Sabtu (6/6/2026).
Hingga Sabtu sore menjelang petang, Way Pisang masih menyimpan misteri. Tubuh mungil Kenji belum juga ditemukan. Tim di lapangan terus berjuang melawan arus yang deras serta kondisi cuaca yang tidak menentu, yang sewaktu-waktu bisa kembali menaikkan debit air. (ANTARA)
Baca Juga: Gandeng Investor Eropa, Lampung Bakal Bangun Kilang Minyak Raksasa di Katibung
Berita Terkait
-
Gandeng Investor Eropa, Lampung Bakal Bangun Kilang Minyak Raksasa di Katibung
-
Jejak Pelajar dan Pemuda Pembobol Warung di Katibung Berakhir di Jeruji Besi
-
Ajaib! Nopianto Berenang Arungi Selat Sunda dalam Gelap Usai Terhempas dari Kapal
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri
-
Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah
-
BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang