- TNI AL akan kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi asal Italia di Teluk Ratai, Lampung, pada 20 September 2026.
- Pembangunan fasilitas dermaga di Lampung sedang dikebut dan saat ini telah mencapai progres signifikan sebesar 76 persen.
- Sebanyak 100 personel terpilih dikirim ke Italia untuk menjalani pelatihan intensif dalam rangka mengoperasikan kapal induk tersebut.
SuaraLampung.id - Indonesia tengah bersiap mencatatkan sejarah baru dalam peta kekuatan maritim dunia. Pada 20 September 2026 mendatang, cakrawala perairan tanah air akan menyambut kedatangan sebuah benteng terapung Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama yang akan memperkuat jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).
Bukan tanpa alasan Provinsi Lampung, khususnya Teluk Ratai, dipilih sebagai pelabuhan rumah bagi sang raksasa. Strategis, dalam, dan memenuhi syarat teknis, inilah alasan mengapa Lampung kini tengah bersolek besar-besaran.
Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, mengungkapkan bahwa Pangkalan TNI AL Lampung saat ini sedang menjalani transformasi besar.
Pembangunan fasilitas dermaga dan penunjang lainnya terus dikebut untuk memastikan kapal induk asal Italia tersebut dapat bersandar dengan sempurna.
"Seluruh fasilitas pendukung sedang dikembangkan. Dermaga sandarnya akan dilebarkan dan dipanjangkan hingga mencapai standar 500 sampai 600 meter," ujar Kolonel Kanang saat ditemui di Lampung, Selasa (21/7/2026).
Saat ini, pengerjaan di Teluk Ratai dikabarkan telah mencapai progres signifikan, yakni 76 persen. Mendatangkan kapal induk bukan sekadar urusan memarkir kendaraan besar. Dibutuhkan keahlian tingkat tinggi untuk mengoperasikan alutsista secanggih Giuseppe Garibaldi.
Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto, menjelaskan bahwa TNI AL tidak main-main dalam mempersiapkan sumber daya manusianya. Sebanyak 100 personel terpilih telah dikirim langsung ke Italia.
Di sana, para prajurit terbaik ini menjalani pelatihan intensif, mulai dari penguasaan materi hingga praktik langsung di lapangan.
Merekalah yang nantinya akan menjadi otak dan otot yang membawa serta mengoperasikan kapal induk tersebut menyeberangi samudra menuju pelukan ibu pertiwi. (ANTARA)
Baca Juga: Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata
Berita Terkait
-
Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata
-
Pamit Angkat Jemuran, IRT di Ketapang Lampung Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
-
Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak
-
Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro
-
Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata
-
Pamit Angkat Jemuran, IRT di Ketapang Lampung Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
-
Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak
-
Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung