Wakos Reza Gautama
Rabu, 22 Juli 2026 | 08:22 WIB
TNI AL akan kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi asal Italia di Teluk Ratai, Lampung, pada 20 September 2026. [ISTIMEWA]
Baca 10 detik
  • TNI AL akan kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi asal Italia di Teluk Ratai, Lampung, pada 20 September 2026.
  • Pembangunan fasilitas dermaga di Lampung sedang dikebut dan saat ini telah mencapai progres signifikan sebesar 76 persen.
  • Sebanyak 100 personel terpilih dikirim ke Italia untuk menjalani pelatihan intensif dalam rangka mengoperasikan kapal induk tersebut.

SuaraLampung.id - Indonesia tengah bersiap mencatatkan sejarah baru dalam peta kekuatan maritim dunia. Pada 20 September 2026 mendatang, cakrawala perairan tanah air akan menyambut kedatangan sebuah benteng terapung Giuseppe Garibaldi, kapal induk pertama yang akan memperkuat jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Bukan tanpa alasan Provinsi Lampung, khususnya Teluk Ratai, dipilih sebagai pelabuhan rumah bagi sang raksasa. Strategis, dalam, dan memenuhi syarat teknis, inilah alasan mengapa Lampung kini tengah bersolek besar-besaran.

Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, mengungkapkan bahwa Pangkalan TNI AL Lampung saat ini sedang menjalani transformasi besar.

Pembangunan fasilitas dermaga dan penunjang lainnya terus dikebut untuk memastikan kapal induk asal Italia tersebut dapat bersandar dengan sempurna.

"Seluruh fasilitas pendukung sedang dikembangkan. Dermaga sandarnya akan dilebarkan dan dipanjangkan hingga mencapai standar 500 sampai 600 meter," ujar Kolonel Kanang saat ditemui di Lampung, Selasa (21/7/2026).

Saat ini, pengerjaan di Teluk Ratai dikabarkan telah mencapai progres signifikan, yakni 76 persen. Mendatangkan kapal induk bukan sekadar urusan memarkir kendaraan besar. Dibutuhkan keahlian tingkat tinggi untuk mengoperasikan alutsista secanggih Giuseppe Garibaldi.

Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Marsda TNI Hendrikus Haris Haryanto, menjelaskan bahwa TNI AL tidak main-main dalam mempersiapkan sumber daya manusianya. Sebanyak 100 personel terpilih telah dikirim langsung ke Italia.

Di sana, para prajurit terbaik ini menjalani pelatihan intensif, mulai dari penguasaan materi hingga praktik langsung di lapangan.

Merekalah yang nantinya akan menjadi otak dan otot yang membawa serta mengoperasikan kapal induk tersebut menyeberangi samudra menuju pelukan ibu pertiwi. (ANTARA)

Baca Juga: Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata

Load More