- Gubernur Lampung dan PT Menamas menyepakati studi kelayakan pengembangan kawasan industri energi terintegrasi di Katibung pada Juni 2026.
- Kawasan Katibung dipilih karena memiliki pelabuhan alami sedalam 24 meter yang mampu disandari kapal tanker minyak raksasa dunia.
- Proyek kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari ini ditargetkan meningkatkan efisiensi logistik serta menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
SuaraLampung.id - Pesisir Katibung kini bukan lagi sekadar garis pantai biasa di Lampung Selatan. Wilayah ini tengah dipersiapkan untuk menjadi jantung energi baru bagi Indonesia.
Langkah besar tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan studi kelayakan pengembangan kawasan industri multiklaster oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Kesepakatan yang dijalin bersama PT Menamas, perwakilan resmi investor Eropa, Samko Luxembourg, menjadi sinyal kuat bahwa Lampung siap naik kelas dalam peta investasi global.
“Ini adalah langkah awal percepatan untuk mewujudkan Kawasan Industri Energi Terintegrasi Katibung. Studi kelayakan ini sangat krusial demi memastikan setiap tahapan berjalan presisi sesuai rencana besar kita,” ujar Gubernur yang akrab disapa Mirza ini, Jumat (5/6/2026).
Mengapa Katibung? Jawabannya terletak di bawah permukaan lautnya. Katibung dianugerahi pelabuhan alami dengan kedalaman mencapai 24 meter, sebuah keunggulan langka yang tidak dimiliki banyak wilayah lain.
Kedalaman ini memungkinkan kapal tanker raksasa kelas dunia, atau Very Large Crude Carrier (VLCC), untuk bersandar langsung di dermaga.
Tanpa perlu bongkar muat di tengah laut, efisiensi logistik akan meningkat signifikan, menjadikan Katibung magnet bagi pemain energi internasional.
Direktur Utama PT Menamas, Bakti S. Luddin, mengonfirmasi bahwa kesiapan teknologi, pendanaan, hingga strategi pemasaran telah matang. Dukungan penuh pun mengalir dari Samko Holdings Luxembourg Ltd.
"Proyek ini telah mencuri perhatian banyak perusahaan energi internasional. Kami sudah sangat siap untuk melangkah lebih jauh," tegas Bakti.
Baca Juga: Jejak Pelajar dan Pemuda Pembobol Warung di Katibung Berakhir di Jeruji Besi
Visi utama dari proyek raksasa ini adalah pembangunan kilang minyak dengan kapasitas 300.000 barel per hari pada tahap awal.
Kilang ini diproyeksikan menjadi pabrik energi serbaguna yang menghasilkan LPG, bensin, aspal, hingga bahan bakar pesawat (jet fuel).
Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tidak akan membiarkan peluang emas ini berjalan lambat.
Koordinasi intensif dengan kementerian terkait terus dilakukan demi mempercepat realisasi proyek yang diyakini bakal menyerap ribuan tenaga kerja ini.
"Kami berkomitmen mendukung secara profesional. Investasi ini bukan sekadar angka, tapi harus memberikan dampak ekonomi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Lampung," pungkas Mirza. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jejak Pelajar dan Pemuda Pembobol Warung di Katibung Berakhir di Jeruji Besi
-
Ajaib! Nopianto Berenang Arungi Selat Sunda dalam Gelap Usai Terhempas dari Kapal
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Gandeng Investor Eropa, Lampung Bakal Bangun Kilang Minyak Raksasa di Katibung
-
6 Bulan Licin Bak Belut, Pelarian Pelaku Curanmor di RS Advent Berakhir dengan Timah Panas
-
Jejak Pelajar dan Pemuda Pembobol Warung di Katibung Berakhir di Jeruji Besi
-
Proyek Raksasa PSEL Lampung Raya Senilai Rp3 Triliun Segera Groundbreaking
-
Ajaib! Nopianto Berenang Arungi Selat Sunda dalam Gelap Usai Terhempas dari Kapal