- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meraih penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur di ajang KWP Awards 2026 Jakarta.
- Penghargaan diberikan atas keberhasilan program Desaku Maju dalam memodernisasi infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Lampung.
- Inovasi tersebut terbukti efektif memangkas biaya logistik pertanian dan memperkuat posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang mandiri.
Program 'Desaku Maju' telah berhasil menempatkan Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dengan pemangkasan biaya logistik melalui perbaikan jalan desa, produk pertanian Lampung kini lebih kompetitif di pasar nasional, termasuk untuk memasok kebutuhan di kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya.
Penghargaan KWP Awards 2026 ini mempertegas posisi Lampung sebagai daerah yang inovatif dalam mengelola sumber daya alamnya.
Keberhasilan Rahmat Mirzani, diharapkan dapat menjadi role model bagi kepala daerah lain di Indonesia dalam memperkuat pilar agrikultur di wilayah masing-masing.
Ajang KWP Awards 2026 sendiri mengusung tema “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”.
Tema ini mencerminkan apresiasi khusus bagi pemimpin daerah yang memiliki kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah tantangan iklim global.
Pada gelaran tahun ini, tercatat ada lebih dari 60 nominasi penerima penghargaan dari berbagai kategori. Pelaksanaan ajang ini juga mendapat dukungan luas dari sejumlah perusahaan negara (BUMN) dan swasta yang berperan dalam pembangunan nasional, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, GoTo, Astra, Hutama Karya, PLN, Taspen, hingga Inalum.
Tag
Berita Terkait
-
Ambisi Lampung Jadi Raja Hilirisasi Sumatera: Strategi 4 Kawasan Industri Raksasa Penopang Ekonomi
-
Lampung "Gas Pol" Perbaiki Jalan: Targetkan 86 Persen Mulus di 2026
-
Lampung Jadi Magnet Investor! 15 LOI Ditandatangani, Proyek Rp22 Triliun Siap Digarap
-
2 Daerah Dicanangkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Lampung
-
Lampung Siapkan 5 Kawasan Pendorong Ekonomi Daerah, Dimana Saja?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar