-
Lampung menarik 15 investor untuk proyek strategis.
-
Total investasi yang ditawarkan lebih dari Rp22 triliun
-
Lampung menjadi pusat hilirisasi komoditas unggulan
SuaraLampung.id - Provinsi Lampung tengah menjadi incaran investor global! Sebanyak 15 Letter of Intent (LoI) atau dokumen kesepakatan investasi telah ditandatangani, membuka jalan bagi berbagai proyek strategis yang nilainya fantastis, mencapai lebih dari Rp22 triliun.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan bahwa Lampung siap menjadi pusat hilirisasi lima komoditas unggulan daerah yaitu kelapa, kopi, lada, ubi kayu, dan udang.
"Upaya menarik investor masuk ke Lampung adalah kunci untuk mewujudkan potensi besar ini," ujarnya, Kamis (6/11/2025) kemarin.
Ajang Lampung Economic and Investment Forum (LEIF) 2025 sukses besar. Puluhan investor asing membanjiri acara ini, menghasilkan 15 penandatanganan LoI yang akan mendorong pembangunan di berbagai sektor.
"LEIF 2025, yang digelar bersama Forum Investasi Lampung (FOILA), adalah ajang strategis untuk mempromosikan potensi investasi daerah, memperkuat hilirisasi komoditas unggulan, sekaligus memperkenalkan Lampung sebagai magnet baru investasi nasional," jelas Gubernur.
Kehadiran calon investor dari Jepang, Belgia, Filipina, Malaysia, hingga Tiongkok menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan internasional terhadap potensi ekonomi Lampung.
Dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp483,8 triliun di tahun 2024, Lampung kini menduduki posisi keempat tertinggi di Sumatera.
Ini membuka peluang emas untuk investasi di sektor pangan, energi baru terbarukan, dan pariwisata berkelanjutan.
Arah pembangunan ekonomi Lampung kini berfokus pada peningkatan nilai tambah melalui penguatan industri pengolahan.
Baca Juga: Sindikat Pencuri ECU Mobil Diringkus Polisi, Beraksi Lebih dari 25 Kali di Lampung
Kebijakan hilirisasi adalah langkah utama agar Lampung tak hanya sekadar penghasil bahan mentah, tetapi juga pusat produksi bernilai tinggi.
LEIF 2025 tak hanya sekadar forum, tetapi juga pameran megah proyek-proyek investasi daerah. Sesi "one on one" antara investor dan pemilik proyek menjadi ajang interaktif untuk membahas peluang kerja sama, skema pembiayaan, serta model investasi di sektor prioritas.
Pemerintah Provinsi Lampung menawarkan 11 proyek unggulan dengan total investasi lebih dari Rp22 triliun. Beberapa di antaranya yang paling menarik perhatian adalah:
- Bakauheni Harbour City (Rp4,5 triliun)
- Way Kanan Industrial Park (Rp3,5 triliun)
- Perluasan Pelabuhan Sebalang (Rp3 triliun)
- Floating Solar Power Plant (Rp2,1 triliun)
- Kemiling Agripark Development Plan (Rp1,2 triliun)
- Kawasan Kota Baru (Rp1,7 triliun)
- Terminal Subing Betan dan Double Track Railway (Rp2,4 triliun)
- Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Gunung Tiga (Rp1,8 triliun)
Dan masih banyak lagi proyek wisata dan energi terbarukan yang menjanjikan. Berikut adalah beberapa investor yang telah berkomitmen untuk menanamkan modalnya di Lampung:
- Terminal Betan Subing & Jalur Kereta Api Ganda: Nippon KOEI, PT Kobelco Trading Indonesia, Kedutaan Besar Belgia, dan PT Mitsui Indonesia.
- Kota Pelabuhan Bakauheni: N Mark Castro Filipina.
- Pelabuhan Sebalang: PT Bukit Kiara Lestari.
- Agripark Kemiling: Azwan Omar Malaysia.
- Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung: PT Tanyoe Sentosa, PT Bakrie Power, Xurya Daya, PT Magical Crystal Indo.
- Kotabaru Lampung: PT Sinohydro Corp Ltd dan PT Tanyoe Sentosa.
Dengan deretan proyek ambisius dan dukungan dari investor kelas dunia, Lampung siap mengukuhkan posisinya sebagai salah satu episentrum ekonomi baru di Indonesia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sindikat Pencuri ECU Mobil Diringkus Polisi, Beraksi Lebih dari 25 Kali di Lampung
-
Terungkap! Modus Canggih Penyelundup Rokok Ilegal di Lampung
-
Ekonomi Lampung Tumbuh di Atas 5 Persen di Kuartal III 2025, Ini Penyebabnya
-
Miris! Wanita Dilecehkan saat Salat di Masjid Garuntang, Menteri PPPA Langsung Turun Tangan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pegadaian Tegaskan Emas Nasabah Aman di Tengah Lonjakan Permintaan
-
BRI Perkuat KPR Subsidi untuk Percepat Realisasi 3 Juta Rumah
-
Adopsi Digital Meningkat, BRImo Dorong Pertumbuhan Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan
-
BRI Bangun Ekosistem Investasi Inklusif Lewat Qlola dan UMKM
-
Cara Menghitung Luas Permukaan Prisma dan Limas dengan Contoh Soal