Wakos Reza Gautama
Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:11 WIB
TKP penembakan Brigadir Arya Supena di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Brigadir Arya Supena dari Polda Lampung gugur setelah ditembak pelaku curanmor di Jalan ZA Pagaralam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).
  • Peristiwa terjadi saat korban berupaya menegur pelaku yang mencoba mencuri sepeda motor di depan toko Yussy Akmal sekitar pukul 06.00 WIB.
  • Polda Lampung mengerahkan tim khusus untuk mengejar pelaku dengan memanfaatkan barang bukti berupa kunci T dan motor yang tertinggal di lokasi.

SuaraLampung.id - Sabtu pagi (9/5/2026) di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, berubah menjadi pagi yang kelam bagi Korps Bhayangkara.

Brigadir Arya Supena, anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung, mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan tugas melindungi hak milik masyarakat dari tangan-tangan kriminal.

Tragedi ini pecah sekitar pukul 06.00 WIB. Di depan toko Yussy Akmal, insting kepolisiannya tergerak saat melihat pria yang gerak-geriknya sangat mencurigakan. Mereka sedang berupaya merusak kunci stang sebuah sepeda motor Honda Beat biru putih yang terparkir.

Brigadir Arya melangkah maju menegur pria tersebut. Namun, bandit nekat itu tak memberikan ruang untuk negosiasi. Secepat kilat, salah satu pelaku mencabut senjata api.

Tanpa ragu, pelatuk ditarik. Suara letusan senpi memecah kesunyian, dan sebutir timah panas menerjang kepala Brigadir Arya hingga ia seketika terkapar bersimbah darah.

Masyarakat yang menyaksikan kejadian itu segera melarikan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Meski tim medis telah berupaya maksimal menyelamatkan nyawa sang polisi di ruang kritis, takdir berkata lain. Brigadir Arya dinyatakan gugur.

Gugurnya Brigadir Arya meninggalkan duka mendalam di lingkungan Polda Lampung. Kabid Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Yuni Iswandari, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam atas hilangnya nyawa rekan sejawat mereka.

"Tim khusus dari Polda, Polresta Bandar Lampung, hingga Polsek Labuhan Ratu sudah dikerahkan. Kami sedang memburu kedua pelaku tersebut. Tidak ada tempat bagi mereka untuk bersembunyi," tegas Kombes Yuni, Sabtu (9/5/2026).

Di lokasi kejadian, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting. Sebuah kunci T milik pelaku yang tertinggal, motor yang gagal mereka curi, hingga ponsel milik korban kini menjadi kunci bagi tim forensik untuk melacak jejak para pelaku. (ANTARA)

Baca Juga: Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung

Load More