- Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menjamu Persib Bandung di Stadion Sumpah Pemuda pada Kamis, 30 April 2026 mendatang.
- Polda Lampung mengerahkan 390 personel gabungan untuk melakukan pengamanan berlapis di area dalam maupun luar stadion pertandingan.
- Petugas melarang suporter membawa benda berbahaya seperti senjata tajam, flare, serta botol minum demi menjaga ketertiban umum.
SuaraLampung.id - Gemuruh suara suporter diprediksi akan membelah langit malam di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Kamis (30/4/2026).
Laga bergengsi yang mempertemukan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan raksasa sepak bola Indonesia, Persib Bandung, bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah ujian bagi sportivitas suporter dan kesigapan petugas keamanan.
Guna memastikan malam pertandingan berjalan tanpa celah, sebanyak 390 personel gabungan dari Polda Lampung, Sat Brimobda, dan Polresta Bandar Lampung dikerahkan. Mereka membentuk "pagar betis" untuk menjaga marwah pertandingan agar tetap aman dan tertib.
Persiapan dilakukan jauh sebelum peluit pertama ditiup. Personel dari Sat Brimobda Lampung telah melakukan penyisiran dan sterilisasi di area vital stadion, termasuk sektor VIP. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang tidak diinginkan di titik-titik krusial.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menggunakan strategi pengamanan berlapis.
Fokus utama ratusan personel kepolisian adalah di area luar stadion atau ring 2, sementara area dalam atau ring 1 menjadi tanggung jawab steward dari panitia pelaksana.
"Pengamanan difokuskan di area luar untuk menjaga kondusivitas penonton yang masuk, sementara di dalam sudah ada tim steward yang bertugas," jelas AKP Agustina, Kamis (30/4/2026).
Ketegasan petugas akan diuji di pintu-pintu masuk. Protokol keamanan yang ketat diberlakukan bagi para suporter. Pihak kepolisian mengeluarkan larangan keras terhadap benda-benda yang berpotensi memicu kericuhan atau bahaya fisik.
Suporter dilarang membawa botol air minum ke dalam tribun. Air hanya diperbolehkan jika dipindahkan ke kantong plastik.
Baca Juga: Penyakit Awal Laga Bhayangkara FC: Paul Munster Bongkar Rahasia Comeback Dramatis Atas PSIM
Bendera kebanggaan klub boleh dikibarkan, namun dilarang keras menggunakan gagang kayu maupun paralon. Larangan paling mutlak tetap berlaku untuk benda-benda ekstrem seperti flare, petasan, hingga senjata tajam.
"Kami mengajak seluruh suporter untuk bersama-sama menjaga keamanan. Datanglah dengan tertib, patuhi aturan, dan ikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan kita bersama," tambah Agustina.
Tak hanya di area tribun, tim Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung juga disiagakan di titik-titik strategis sekitar PKOR Way Halim.
Kepadatan kendaraan yang biasanya menyertai laga besar diantisipasi dengan pengaturan arus yang ketat agar mobilitas penonton maupun pengguna jalan lainnya tetap lancar, baik sebelum maupun sesudah laga berakhir.
Berita Terkait
-
Penyakit Awal Laga Bhayangkara FC: Paul Munster Bongkar Rahasia Comeback Dramatis Atas PSIM
-
Datangi Polsek Dente Teladas dengan Pede, Koboi Pemilik Revolver Ini Malah Masuk Perangkap
-
Jejak Gelap Aipda Andi Gusman dari Mobil Panas Hingga Jerat Sabu
-
Sihir Moussa Sidibe Taklukkan Macan Kemayoran: Lahirnya Sang Bintang Baru Bhayangkara FC
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Temukan Senpi dan Narkoba, Polisi Ringkus Remaja 16 Tahun di Way Kanan
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus