- Bhayangkara Presisi Lampung FC mengalahkan PSIM Yogyakarta 2-1 di Stadion Sumpah Pemuda pada Jumat, 17 April 2026.
- Pelatih Paul Munster berhasil membalikkan keadaan melalui perubahan taktik dan pergantian pemain kunci di babak kedua pertandingan.
- Kemenangan tersebut membawa Bhayangkara naik ke posisi keempat klasemen sementara Super League dengan total koleksi 47 poin.
SuaraLampung.id - Ada ketegangan yang tertangkap di wajah Paul Munster saat peluit babak pertama berakhir di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026).
Meski bermain di hadapan publik sendiri, Bhayangkara Presisi Lampung FC justru terlihat linglung di menit-menit awal.
Papan skor menunjukkan angka yang menyakitkan. Mereka tertinggal lebih dulu dari PSIM Yogyakarta. Penyakit lama itu kambuh lagi, kebobolan di awal laga.
"Tentu kemasukan gol di awal laga bukan hal baik. Ini tidak benar, padahal kami adalah tim yang masuk ke lapangan dengan misi mencetak gol lebih dulu," ujar Munster dalam konferensi pers pasca-laga.
Bagi Munster, kemenangan bukan sekadar soal skor akhir, melainkan tentang disiplin sejak detik pertama. Namun, di balik kekecewaannya terhadap lini pertahanan yang "tertidur", pelatih asal Irlandia Utara ini menunjukkan mengapa ia disebut sebagai juru taktik jempolan.
Memasuki babak kedua, Munster tak mau berjudi dengan keberuntungan. Ia merombak papan strateginya. Beberapa nama baru dimasukkan untuk menyegarkan aliran bola. Hasilnya? Bhayangkara tampil seperti kesurupan.
"Di babak kedua, semua berjalan sesuai rencana. Kami mengganti strategi, memasukkan tenaga baru, dan hasilnya luar biasa," ungkapnya.
Perubahan taktik itu berbuah manis. Dua gol balasan tercipta, membalikkan keadaan menjadi 2-1. Stadion pecah dalam sorak-sorai saat Bhayangkara memastikan tiga poin penting tetap bertahan di Lampung.
Munster tak menampik bahwa PSIM Yogyakarta bukanlah lawan sembarangan. Laskar Mataram memberikan perlawanan sengit yang sempat membuat lini belakang Bhayangkara kocar-kocir.
Baca Juga: Sihir Moussa Sidibe Taklukkan Macan Kemayoran: Lahirnya Sang Bintang Baru Bhayangkara FC
"Kami akui PSIM adalah tim yang sangat baik. Tapi fokus kami hanya satu yakni menang dan meraih tiga poin," tambahnya.
Kemenangan dramatis ini bukan sekadar tambahan tiga angka biasa. Dengan tambahan poin penuh, Bhayangkara kini merangsek naik ke posisi keempat klasemen sementara Super League dengan koleksi 47 poin dari 28 laga. Mereka kini berada di jalur yang tepat untuk bersaing di papan atas.
Namun, bagi Paul Munster, perayaan ini hanya sesaat. Ia langsung menebar ancaman bagi anak asuhnya sendiri untuk berbenah atau terus dihantui risiko kecolongan.
"Kami akan evaluasi total. Saya akan membenahinya agar kejadian serupa tidak terulang di laga selanjutnya," pungkas Munster. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sihir Moussa Sidibe Taklukkan Macan Kemayoran: Lahirnya Sang Bintang Baru Bhayangkara FC
-
Drama Menit Akhir! Bhayangkara FC Tundukkan Bali United 2-1 di Lampung
-
Gol Telat Selamatkan Bhayangkara FC dari Kekalahan di Kandang Sendiri saat Melawan Persita
-
Perang Mental! Bhayangkara FC vs Persita: Siapa yang Lebih Siap Tempur di Lampung?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung