- Bhayangkara FC mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-2 di Bandar Lampung pada Minggu, 5 April 2026.
- Moussa Sidibe mencetak dua gol krusial, termasuk gol kemenangan pada menit ke-94 untuk memastikan raihan 3 poin.
- Hasil laga ini membawa Bhayangkara FC naik ke peringkat lima besar klasemen sementara dengan 44 poin.
SuaraLampung.id - Stadion mendadak bergemuruh, napas para suporter tertahan, dan di pinggir lapangan, Paul Munster tak mampu menyembunyikan ketegangannya.
Di atas rumput hijau Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), sebuah drama kolosal baru saja tersaji. Bhayangkara FC berhasil membungkam raksasa ibu kota, Persija Jakarta, dengan skor tipis 3-2 dalam sebuah laga yang akan dikenang sebagai "Malamnya Moussa Sidibe."
Laga lanjutan liga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan panggung pembuktian bagi Sidibe. Pemain yang dijuluki Paul Munster sebagai "Bintang Besar" ini menjadi aktor utama yang memporak-porandakan pertahanan Macan Kemayoran.
Bhayangkara sebenarnya mengawali laga dengan getir. Persija Jakarta langsung menyentak lewat gol cepat yang membuat tuan rumah sempat kehilangan arah. Namun, di sinilah mentalitas pemenang berbicara.
Moussa Sidibe menyamakan kedudukan pada menit ke-27, memberikan napas baru bagi timnya. Puncaknya, saat laga seolah akan berakhir imbang, Sidibe muncul sebagai pahlawan melalui gol dramatis di menit ke-94.
Dua golnya bukan sekadar keberuntungan, melainkan manifestasi dari kualitas yang sudah diprediksi sang pelatih.
"Sudah saya kira Sidibe akan bermain luar biasa. Dia punya kualitas, dia adalah bintang besar. Ini adalah panggung yang memang layak untuknya," ujar Paul Munster dengan nada bangga seusai laga.
Meski Sidibe mencuri perhatian, Munster menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari orkestra kerja keras seluruh tim.
Salah satu momen krusial lainnya lahir dari kaki Dendy Sulistyawan. Sebuah eksekusi tendangan bebas yang cantik merobek jala Persija, sebuah gol yang menurut Munster bukan terjadi secara kebetulan.
Baca Juga: Drama Menit Akhir! Bhayangkara FC Tundukkan Bali United 2-1 di Lampung
"Saya berikan apresiasi tinggi untuk Dendy. Gol tendangan bebas itu adalah hasil dari latihan yang terus-menerus kami ulang. Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil," tambahnya.
Kemenangan ini terasa sangat manis mengingat Persija Jakarta bukanlah lawan sembarangan. Bagi Munster, mengalahkan tim sekelas Persija membutuhkan lebih dari sekadar taktik, melainkan mental yang tak mau kalah.
"Kami menekankan mentalitas juara. Kami tidak datang untuk hasil seri, apalagi kalah. Pilihannya hanya satu menang," tegas pelatih berkebangsaan Irlandia Utara tersebut.
Hasil dramatis ini membawa dampak signifikan pada papan klasemen. Bhayangkara FC kini meroket ke posisi lima besar dengan koleksi 44 poin. Sementara itu, Persija Jakarta harus rela tertahan di peringkat ketiga, memendam luka akibat gol telat di menit-menit akhir. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Drama Menit Akhir! Bhayangkara FC Tundukkan Bali United 2-1 di Lampung
-
Gol Telat Selamatkan Bhayangkara FC dari Kekalahan di Kandang Sendiri saat Melawan Persita
-
Perang Mental! Bhayangkara FC vs Persita: Siapa yang Lebih Siap Tempur di Lampung?
-
Gebuk Persijap 2-0, Bhayangkara FC Meroket di BRI Super League
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Investasi Bandar Lampung Tembus Rp744 Miliar di Awal 2026, Singapura Jadi Investor Paling Royal
-
Kedok Penimbun Solar di Pringsewu Terbongkar Saat Sopir Sedang Nyedot BBM
-
Kisah Pilu Kakek Mujiran: Curi Getah Karet demi Cucu yang Kelaparan Berujung Jeruji Besi
-
Kakek 75 Tahun di Bandar Lampung Cabuli Bocah Tetangga dengan Modus Rayuan Uang Jajan
-
Kedok Bisnis Emas: Tipu Rekan Setengah Miliar, Ternyata Nyambi Tambang Ilegal dan Bandar Sabu