- Saroji ditangkap personel Polsek Dente Teladas saat membawa senjata tajam ketika menanyakan laporan polisi pada Minggu, 13 April 2026.
- Polisi berhasil menyita barang bukti tambahan berupa senjata tajam di mobil dan sepucuk senjata api rakitan di rumah kerabatnya.
- Pelaku yang diduga terlibat tindak pidana pencurian kini resmi ditahan berdasarkan pelanggaran Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata ilegal.
SuaraLampung.id - Ada pepatah mengatakan bahwa penjahat selalu kembali ke tempat kejadian perkara. Namun bagi AS alias Saroji (34), ia melangkah lebih jauh dengan mendatangi kantor polisi dengan senjata terselip di pinggang.
Langkah berani, atau mungkin ceroboh, warga Bumi Nabung Ilir, Lampung Tengah, ini justru menjadi akhir dari petualangan gelapnya sebagai penebar teror bersenjata.
Minggu siang (13/04/2026), suasana di Mapolsek Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, awalnya landai seperti biasa. Hingga muncullah Saroji.
Pria yang dikenal kerap meresahkan wilayah Rumbia, Lampung Tengah ini, datang dengan satu tujuan yakni menanyakan laporan yang dibuat oleh istri sirinya terkait kasus penganiayaan.
Namun, Saroji lupa bahwa ia sedang berhadapan dengan personel Reskrim yang memiliki "penciuman" tajam. Di bawah komando Ipda Nurkholik, petugas melihat gelagat yang tidak biasa. Ketegangan memuncak saat polisi melakukan penggeledahan badan secara mendadak.
Benar saja, sebuah pisau jenis garpu ditemukan terselip rapi di pinggangnya. Nyali Saroji yang awalnya menggebu, seketika ciut di hadapan petugas.
Penangkapan di markas itu hanyalah pembuka dari kotak pandora yang lebih besar. Insting Ipda Nurkholik membawa timnya melakukan pengembangan ke mobil Toyota Avanza milik pelaku yang terparkir tak jauh dari lokasi.
Bak adegan dalam film kriminal, polisi menemukan "koleksi" senjata tajam berupa golok dan pisau tambahan di dalam kendaraan tersebut. Namun, temuan paling mengerikan justru disembunyikan Saroji di tempat yang tak terduga.
Setelah diinterogasi secara intensif, Saroji akhirnya mengaku bahwa ia menyimpan "senjata pamungkas" di rumah kerabatnya.
Baca Juga: Mencekam! Duel Nyali di Tanjungkarang: Anis Lawan Begal yang Umbar Tembakan di Tengah Hari
Di sana, di bawah tumpukan perkakas dapur, polisi menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver lengkap dengan lima butir amunisi aktif yang siap meledak kapan saja.
Kepolisian mengungkapkan bahwa Saroji bukan hanya sekadar suami yang temperamental terhadap istrinya, namun diduga kuat merupakan pemain lama dalam tindak pidana pencurian yang sering meresahkan warga.
"Kami menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi premanisme maupun kepemilikan senjata api ilegal di wilayah hukum Polres Tulang Bawang," tegas Ipda Nurkholik.
Ia menambahkan bahwa respons cepat ini bukan hanya soal laporan penganiayaan, melainkan langkah preventif untuk mencegah jatuhnya korban akibat senjata api ilegal yang dibawa pelaku.
Kini, Saroji harus menukar keberanian semunya dengan dinginnya jeruji besi. Ia dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 dan Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Tag
Berita Terkait
-
Mencekam! Duel Nyali di Tanjungkarang: Anis Lawan Begal yang Umbar Tembakan di Tengah Hari
-
Tubaba Jadi Primadona Baru: Mengintip Rahasia 70 Ribu Wisatawan 'Serbu' Destinasi Religi di Lampung
-
7 Fakta Pemerasan Berkedok Wartawan di Tulang Bawang, Korban Diancam Sebar Foto Pribadi
-
Tipu Warga Pakai Seragam Polisi, 7 Fakta Polisi Gadungan di Tulang Bawang Barat
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Penyelundupan Ratusan Burung Terbongkar! Detik-Detik Petugas Cegat Bus di Tol Bakter
-
Ujung Jalan Sang Buronan: 6 Tahun Sembunyi, Jejak AYN Akhirnya Terhenti di Kampung Sendiri
-
Kamuflase di Balik Kemudi Mobil: Akhir Pelarian Geng Curanmor Spesialis Hotel di Bandar Lampung