- Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra ditahan Polda Lampung pada Jumat 18 September 2026 setelah diperiksa sembilan jam.
- Penahanan dilakukan karena Welly terlibat skandal korupsi rekrutmen 382 tenaga honorer fiktif saat menjabat Kepala BKPSDM Kota Metro.
- Praktik manipulasi rekrutmen tenaga honorer tersebut terbukti melanggar hukum dan mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp7,38 miliar.
SuaraLampung.id - Langkah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, untuk menghindari jerat hukum akhirnya terhenti.
Setelah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik, pejabat tinggi pratama tersebut langsung dijebloskan ke sel tahanan Polda Lampung usai menjalani pemeriksaan maraton selama lebih dari sembilan jam, Jumat (18/9/2026).
Didampingi kuasa hukumnya, Welly tiba di Mapolda Lampung sejak pukul 08.00 WIB. Ia langsung digiring ke ruang Unit IV Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung untuk dicecar puluhan pertanyaan terkait statusnya sebagai tersangka korupsi.
Pemeriksaan intensif tersebut baru rampung sekitar pukul 17.20 WIB petang. Alih-alih melenggang pulang, Welly langsung dieksekusi penahanan dan digiring petugas menuju ruang tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Ditahti) Polda Lampung dengan mengenakan baju oranye tahanan.
Penahanan sang Sekda berkaitan erat dengan skandal busuk rekrutmen 382 tenaga honorer fiktif di lingkungan Pemerintah Kota Metro.
Praktik lancung itu terjadi saat Welly masih menduduki kursi sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro.
Polda Lampung mengungkap bahwa proses rekrutmen ratusan tenaga honorer tersebut ditabrak secara melawan hukum dan sarat manipulasi. Akibat permainan birokrasi nakal tersebut, kas keuangan negara dilaporkan jebol hingga mencapai Rp7,38 miliar.
"Setelah pemeriksaan intensif selesai sore ini, penyidik mengambil langkah tegas dengan melakukan penahanan terhadap tersangka di Rutan Ditahti Polda Lampung," ujar Kasubdit III Tipidkor (Tindak Pidana Korupsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung, AKBP Donny Hendridunand.
Baca Juga: Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar
Berita Terkait
-
Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar
-
Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk
-
Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin
-
Dari Loloskan Adik Ipar hingga Guyuran Duit ke Dewan: Borok Korupsi Arinal Djunaidi
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam
-
Akselerasi Pembiayaan Perumahan, BRI Catat Penyaluran KPP Rp12 Triliun
-
Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta
-
Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk
-
Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar