- Polda Lampung menetapkan dua tersangka korupsi kredit fiktif di Bank Lampung Pesisir Barat pada 17 September 2026.
- Pelaku membuat Surat Keputusan palsu untuk 173 debitur bodong dalam program pinjaman aparatur desa tahun 2023 hingga 2024.
- Manipulasi tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp6,7 miliar berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Lampung.
SuaraLampung.id - Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Lampung membongkar skandal korupsi bernilai fantastis di Bank Lampung KCP Pesisir Barat.
Dua orang resmi ditetapkan sebagai tersangka usai bersekongkol menilap uang negara hingga Rp6,7 miliar melalui modus kredit fiktif.
Kedua tersangka tersebut adalah Agung, yang menjabat sebagai Account Officer (AO) pada Bank Lampung KCP Pesisir Barat, serta Edward, seorang Peratin (Kepala Desa) di Kabupaten Pesisir Barat.
Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung, AKBP Donny Hendridunand, mengungkapkan bahwa keduanya bersekongkol mengelabui sistem perbankan dengan memanfaatkan program pinjaman khusus aparatur desa periode anggaran 2023–2024.
"Modusnya adalah kredit fiktif. Para debitur ini sebenarnya bukan aparatur desa, namun mereka dibuatkan SK (Surat Keputusan) palsu seolah-olah berstatus aparatur resmi agar pinjamannya cair," tegas Donny, Kamis (17/9/2026).
Tak tanggung-tanggung, aksi lancung ini menyeret setidaknya 173 nama debitur bodong. Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung yang baru saja rampung, total kerugian keuangan negara akibat manipulasi ini mencapai Rp6,7 miliar.
Donny menambahkan, penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain yang turut menikmati aliran dana haram tersebut. Polda Lampung memberi sinyal bahwa daftar tersangka berpotensi bertambah.
"Fokus penyidikan saat ini masih di wilayah Pesisir Barat. Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk melihat potensi adanya tersangka baru," pungkasnya.
Baca Juga: Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk
Berita Terkait
-
Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk
-
Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin
-
Dari Loloskan Adik Ipar hingga Guyuran Duit ke Dewan: Borok Korupsi Arinal Djunaidi
-
Armada Ditpolairud Polda Lampung Diterjunkan Lacak 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong