- Komisaris BUMD PT Lampung Energi Berjaya (LEB) Heri Wardoyo menjadi tersangka pengelolaaan dana PI 10 persen WK OSES
- Heri Wardoyo merupakan jurnalis senior yang mengantongi sertifikat ahli pers dari Dewan Pers
- Harta kekayaan Heri pada tahun 2016 tercatat sebesar Rp. 2.992.982.580
SuaraLampung.id - Komisaris BUMD PT Lampung Energi Berjaya (LEB) Heri Wardoyo ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengelolaan dana participacing interest (PI) 10 persen pada wilayah kerja offshore south east Sumatera (WK OSES), yang dikelola PT. LEB senilai 17.286.000 dollar Amerika atau Rp271 miliar.
Selain Heri, dua orang lainnya juga menjadi tersangka yaitu Direktur Utama PT LEB Hermawan Eriadi, Direktur Utama Operasional PT LEB Budi Kurniawan.
Heri Wardoyo merupakan pria kelahiran Tanjungkarang, Bandar Lampung, 28 Mei 1967. Dia memulai kariernya dari seorang jurnalis. Dia pernah menjadi petinggi di media terkemuka di Lampung, bernama Lampung Post.
Setelah itu, Heri terjun ke dunia politik. Dia mengikuti kontestasi Pilkada Tulang Bawang di tahun 2012 menjadi calon wakil bupati mendampingi Hanan Razak.
Pasangan Handoyo ini menang telak dalam Pilkada Kabupaten Tulang Bawang dengan meraih 125.358 suara atau 64,66 persen.
Pasangan ini kembali mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang pada 2016 namun kalah dari pasangan Winarti dan Hendriwansyah.
Sebagai jurnalis senior, Heri Wardoyo mengantongi sertifikat ahli pers dari Dewan Pers perwakilan dari organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Harta Kekayaan
Berikut harta kekayaan Heri Wardoyo yang tercatat di LHKPN KPK pada tahun 2016 saat dia mencalonkan kembali sebagai Wakil Bupati Tulang Bawang.
Baca Juga: Apa itu Dana PI 10 Persen yang Jadi Bancakan Petinggi BUMD PT LEB
A. HARTA TIDAK BERGERAK (TANAH DAN BANGUNAN) Rp. 1.459.300.000
1. Tanah seluas 302 m2 , di Kota BANDAR LAMPUNG, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2002 Rp. 17.500.000
2. Tanah seluas 20.000 m2 , di Kabupaten TULANG BAWANG, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2005 Rp. 175.000.000
3. Tanah & Bangunan seluas 302 m2 & 315,3 m2, di Kota BANDAR LAMPUNG, yang berasal dari HASIL SENDIRI perolehan tahun 2004 Rp. 1.266.800.000
B. HARTA BERGERAK
a. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN LAINNYA Rp. 546.000.000
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Maut di Ujung Penolakan: Saat Ajakan Rujuk Berujung Penembakan Mantan Istri di Mesuji
-
Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api