- Seorang remaja berinisial SHS merekrut dua siswi SMP asal Bandar Lampung untuk dipekerjakan sebagai terapis di Surabaya.
- Sindikat perdagangan orang memalsukan KTP korban agar bisa dipekerjakan secara paksa dalam layanan seksual di apartemen Surabaya.
- Polda Lampung menangkap SHS pada Mei 2026 dan berhasil mengevakuasi kedua korban setelah adanya laporan dari pihak keluarga.
SuaraLampung.id - Bagi seorang remaja berusia 15 tahun, memiliki iPhone dan sepeda motor sendiri adalah sebuah fantasi kemewahan. Namun bagi R, siswi kelas 3 SMP asal Bandar Lampung, fantasi itu justru menjadi pintu masuk menuju neraka dunia yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Berawal dari sebuah pertemuan di bulan April 2026, R, warga Telukbetung Selatan, dijemput oleh teman sekolahnya dan diperkenalkan kepada SHS (17).
Meski usianya masih di bawah umur, SHS sudah mahir memainkan peran sebagai "perekrut" ulung. Ia menjanjikan R pekerjaan sebagai terapis di Surabaya dengan gaji menggiurkan Rp2 juta per minggu.
"Kamu bisa beli iPhone dan motor kalau ikut," bisik SHS meyakinkan. Kalimat sakti itu cukup untuk membuat R silap mata.
Tanpa pamit kepada orang tua, R setuju. Tak hanya dirinya, ia bahkan mengajak temannya, BA yang baru berusia 14 tahun, untuk ikut masuk ke dalam pusaran yang sama.
Sindikat ini bekerja sangat rapi. Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf mengatakan Untuk memuluskan keberangkatan, SHS memotret kedua korban guna dibuatkan KTP palsu. Identitas asli mereka sebagai anak di bawah umur dikubur dalam lembaran kartu identitas bodong.
Pada 11 April 2026, sebuah mobil rental membawa mereka menuju pool bus di Kalibalok. Tujuannya ke Surabaya. Setibanya di Kota Pahlawan, mereka dijemput oleh seseorang bernama Marsal dan dibawa ke Apartemen Puncak Permai.
Di sinilah realita pahit menghantam. R dan BA tak lagi dipandang sebagai manusia, melainkan komoditas yang siap dipekerjakan sebagai terapis "plus-plus".
R dipisahkan dan dibawa ke sebuah mes, sementara BAA dan SAS tinggal di apartemen. Kebebasan mereka dirampas, digantikan oleh jadwal melayani tamu demi pundi-pundi rupiah yang nyatanya hanya memberi mereka Rp30 ribu per sesi.
Baca Juga: Pabrik Cinta Palsu di Balik Jeruji: 137 Napi Rutan Kotabumi Menjerat 1.200 Korban
Ketakutan akhirnya mengalahkan godaan materi. Dari dalam mes, R berhasil menghubungi bibinya. Dengan suara bergetar, ia mengaku ketakutan dan ingin pulang. Namun, keluar dari jeratan sindikat ini tak semudah membalik telapak tangan.
"Saat pihak keluarga mencoba berkomunikasi untuk memulangkan R, SHS malah meminta uang tebusan Rp10 juta jika ingin R pulang ke rumah," ujar Helfi saat konferensi pers, Selasa (12/5/2026).
Mendengar permintaan tebusan tersebut, keluarga korban menyadari bahwa ini bukan sekadar pekerjaan biasa, melainkan penculikan dan perdagangan orang. Mereka segera melaporkan kejadian tersebut ke Polda Lampung.
Tim Kepolisian bergerak cepat. Pada 9 Mei 2026, pelarian SHS berakhir. Remaja berusia 17 tahun itu ditangkap polisi atas dugaan kuat keterlibatan dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Bersamaan dengan penangkapan itu, R dan BAA berhasil diamankan dan dievakuasi dari lingkungan beracun tersebut.
Berita Terkait
-
Pabrik Cinta Palsu di Balik Jeruji: 137 Napi Rutan Kotabumi Menjerat 1.200 Korban
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Maut di Ujung Penolakan: Saat Ajakan Rujuk Berujung Penembakan Mantan Istri di Mesuji
-
Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api