SuaraLampung.id - Di balik pintu sebuah kamar kos yang tampak biasa di Kelurahan Pringsewu Utara, sepasang kekasih muda, HA (21) dan RA (19), tidak sedang merajut masa depan.
Mereka justru tengah membangun sebuah 'startup' ilegal dengan omzet puluhan juta rupiah, mengubah tempat tinggal mereka menjadi pabrik rumahan tembakau sintetis yang siap meracuni generasi muda.
Bisnis haram mereka akhirnya digulung oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Pringsewu. Pada Kamis (17/7/2025) pagi, semua inovasi dan siasat mereka runtuh saat aparat menggerebek pabrik rumahan mereka.
"Kami membongkar home industry ini setelah melakukan pendalaman terhadap jaringan peredaran tembakau sintetis," ungkap Kasat Narkoba Polres Pringsewu, AKP Candra Dinata pada Jumat (18/7/2025).
Model Bisnis Narkoba Generasi Milenial
Pasangan ini menjalankan bisnisnya layaknya startup modern. Mereka belajar meracik tembakau sintetis secara otodidak dari internet, dipandu oleh pemasok cairan kimia yang mereka temukan di media sosial.
Bahan baku utama, tembakau biasa, mereka beli dari pasar-pasar lokal di Pringsewu agar tidak mencurigakan. Sementara "biang"-nya, cairan sintetis, dipesan secara daring.
Dengan modal awal hanya Rp 3,5 juta pada Maret 2025, bisnis mereka meroket. Hanya dalam beberapa bulan, mereka mampu meraup omzet kotor hingga Rp 24 juta setiap bulannya.
Mereka memasarkan produknya melalui akun Instagram dengan nama yang terdengar keren: butterflaynusantara.
Untuk menghindari deteksi, mereka menerapkan sistem transaksi putus atau no-contact.
Baca Juga: Skandal Bank BUMN di Pringsewu: Rp17 Miliar Dana Nasabah Raib, Mobil & Aset Disita
Pembeli wajib mentransfer uang terlebih dahulu, setelah itu mereka akan diberi peta atau arahan ke sebuah titik lokasi untuk mengambil paket yang sudah diletakkan.
"Paket dijual mulai dari harga Rp 50 ribu, tergantung pesanan konsumen," tambah AKP Candra Dinata.
Saat digerebek, polisi menemukan bukti lengkap operasional "startup" mereka.
“Dari penggerebekan di rumah kos, kami mengamankan 18 paket tembakau sintesis siap edar, 1 bungkus tembakau biasa, 1 botol cairan sintesis, serta uang tunai sebesar satu juta rupiah," jelas Candra.
Aset hasil bisnis haram mereka pun turut disita, termasuk dua unit handphone yang menjadi pusat kendali transaksi, serta satu unit sepeda motor dan satu unit mobil yang digunakan sebagai sarana operasional.
Polisi bahkan berhasil melacak lima paket lain yang sudah mereka sebar di beberapa titik pengambilan, namun belum sempat diambil oleh para pembeli.
Berita Terkait
-
Skandal Bank BUMN di Pringsewu: Rp17 Miliar Dana Nasabah Raib, Mobil & Aset Disita
-
Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Kolam Renang Pringsewu
-
Pengeroyokan Kepala Pekon Asal Tanggamus Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku
-
Mantan Mantri Dibui Korupsi Dana KUR, Ini Penjelasan BRI Pringsewu
-
Mantri Bank BUMN Pringsewu Jadi Tersangka Korupsi KUR: Modusnya Bikin Geleng Kepala
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kisah Rosidah, Perajin Gula Merah Madura yang Kembangkan Usaha Berkat KUR BRI
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror
-
Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah