- Aris Oktama, seorang tahanan narkoba, melangsungkan pernikahan dengan Siti Aliah di Rutan Polres Pringsewu pada 12 Juni 2026.
- Prosesi ijab kabul berjalan sakral dengan mas kawin uang sebesar Rp126.000 yang melambangkan tanggal pernikahan kedua pasangan tersebut.
- Polres Pringsewu memfasilitasi pernikahan tersebut sebagai bentuk pemenuhan hak sipil tahanan agar berjalan tertib serta sah secara administrasi.
SuaraLampung.id - Pengapnya jeruji besi di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pringsewu mendadak luluh pada Kamis (12/6/2026). Pagi itu, lorong rutan yang biasanya sunyi berubah menjadi saksi bisu sebuah janji suci yang melampaui batas kebebasan fisik.
Di hadapan penghulu dan keluarga yang menahan isak tangis, Aris Oktama, seorang tahanan kasus narkoba, menjabat erat tangan wali nikah.
Di sampingnya, Siti Aliah duduk bersimpuh dengan balutan busana pengantin sederhana. Tak ada gedung mewah atau dekorasi megah, namun atmosfer sakral begitu terasa memenuhi ruangan.
Ada satu detail yang mencuri perhatian dalam prosesi tersebut. Aris menyerahkan mas kawin berupa uang tunai sebesar Rp126.000.
Nominal ini bukan sekadar angka, melainkan simbol abadi dari tanggal 12 bulan 6, hari di mana mereka meresmikan ikatan cinta di tengah badai hukum yang sedang menimpa Aris.
Saat kalimat ijab kabul terucap dengan lantang dan saksi menyerukan kata "Sah!", ketegangan berganti menjadi haru.
Pemandangan langka pun terjadi. Para tahanan lain yang menyaksikan dari balik sel secara spontan memberikan tepuk tangan riuh dan sorak gembira. Mereka turut merayakan secercah kebahagiaan di tengah masa kelam kawan satu selnya.
Dibalik momen manis ini, terselip kisah pilu tentang kesetiaan. Siti Aliah menuturkan bahwa pernikahan ini sebenarnya sudah dirancang jauh-jauh hari untuk dilaksanakan setelah Idul Adha. Namun, bak petir di siang bolong, seminggu sebelum hari bahagia itu tiba, Aris justru tersandung kasus narkoba.
"Kami sempat sedih dan bingung karena semuanya terjadi mendadak. Sempat terpikir untuk menunda sampai Mas Aris bebas," ungkap Siti.
Baca Juga: Penjaga Kantin Ditahan Terkait Kaburnya 8 Tahanan Polres Way Kanan, 3 Sudah Ditangkap
Namun, setelah berdiskusi panjang dengan keluarga dan mendapat fasilitas dari Polres Pringsewu, ia membulatkan tekad. Bagi Siti, kesalahan masa lalu Aris tidak menggugurkan niat baiknya untuk membangun rumah tangga.
Plh Wakapolres Pringsewu, Kompol Sukimanto, yang hadir langsung sebagai saksi dari pihak mempelai pria, menyatakan bahwa kepolisian berkewajiban memfasilitasi hak-hak sipil warga binaan selama tidak melanggar aturan.
"Menikah adalah hak setiap warga negara. Kami membantu agar proses ini berjalan tertib, aman, dan sah secara agama maupun administrasi," ujar Kompol Sukimanto.
Ia berharap momen ini menjadi titik balik bagi Aris untuk meninggalkan dunia hitam narkoba dan menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab.
Bagi Siti, pernikahan ini adalah bentuk dukungan tertingginya bagi sang suami. Ia tidak menuntut kemewahan, melainkan perubahan.
"Saya berharap Mas Aris bisa mengambil hikmah, menjauhi narkoba, dan setelah selesai menjalani hukuman, bisa fokus membangun keluarga yang harmonis," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penjaga Kantin Ditahan Terkait Kaburnya 8 Tahanan Polres Way Kanan, 3 Sudah Ditangkap
-
Terungkap! 4 Fakta Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berawal dari Penjaga Kantin
-
Polisi Kepung Jalur Pelarian, Satu Tahanan Polres Way Kanan Diciduk di Hutan
-
Rutan Polres Way Kanan Kebobolan, 8 Tahanan Kabur, Ini 7 Faktanya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong