- Oknum ASN Lampung Timur berinisial IS ditangkap polisi karena menipu pengelola dapur gizi.
- Pelaku menjanjikan pengurusan izin resmi dan memalsukan dokumen demi meraup uang puluhan juta rupiah.
- Akibat tindakan penipuan tersebut, korban mengalami kerugian total mencapai Rp74,75 juta.
SuaraLampung.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab sebagai lahan basah penipuan. Tragisnya, pelakunya adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
IS (42), oknum ASN di Lampung Timur, kini harus mengenakan rompi tahanan. Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menjalankan skenario penipuan licin terhadap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kasus ini bermula pada Februari 2026. Dengan memanfaatkan rekam jejaknya yang pernah bertugas di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), IS meyakinkan korbannya bahwa ia punya jalur sakti.
Ia menjanjikan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga sertifikasi ISO yang rumit.
"Tersangka meyakinkan korban bahwa ia mampu mengurus seluruh perizinan tersebut dengan meminta biaya total mencapai Rp72.750.000," ungkap Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Iptu Muhammad Iksir, Senin (27/7/2026).
Korban yang sempat kesulitan menembus sistem Online Single Submission (OSS) pun tergiur. Uang puluhan juta berpindah tangan secara bertahap, namun izin yang dijanjikan tak kunjung terbit.
Kelihaian IS tidak berhenti pada janji manis. Agar korbannya tetap tenang dan dapur gizi tetap beroperasi, ia nekat memalsukan tanda tangan Kepala DPMPTSP Lampung Timur.
IS menerbitkan tiga pucuk surat keterangan proses pengajuan izin aspal (asli tapi palsu). Dokumen bodong ini digunakan sebagai tameng untuk meyakinkan korban bahwa proses perizinan sedang berjalan di pemerintahan. Padahal, uang korban telah masuk ke kantong pribadi IS untuk kepentingan sendiri.
“Modus tersangka adalah rangkaian kebohongan, tipu muslihat, hingga penggunaan dokumen palsu untuk mengeruk keuntungan dari korban,” jelas Iptu Iksir.
Baca Juga: Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung
Harapan korban untuk memiliki izin resmi pun pupus seiring dengan kerugian total yang membengkak hingga Rp74,75 juta. Berbekal bukti transfer dan rekening koran, polisi akhirnya meringkus sang ASN nakal.
Kini, IS terancam menghabiskan waktu di balik jeruji besi. Ia dijerat dengan Pasal 492 dan/atau Pasal 486 KUHP terkait penipuan dan penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
Berita Terkait
-
Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung
-
Minta Jatah Rp19 Juta Per Desa, Pemeras Proyek Irigasi di Lampung Timur Terjaring OTT
-
Gara-gara Undangan Hajatan, Pria di Lampung Timur Ditembak Mati Kerabat Sendiri
-
Jasad ABK KM Arof Ditemukan di Pantai Way Kambas, Nahkoda Masih dalam Dekapan Laut
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL