- Fachri Noer Ramadhan tewas akibat kecelakaan tunggal setelah sepeda motornya menabrak pembatas jalan di Bandar Lampung pada Sabtu dini hari.
- Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis karena mengalami luka berat akibat benturan keras saat berkendara.
- Polda Lampung menyatakan kecelakaan murni terjadi karena korban hilang kendali akibat diduga mengantuk saat melaju dari arah Way Halim.
SuaraLampung.id - Kecelakaan tunggal merenggut nyawa Fachri Noer Ramadhan (25), seorang pemuda asal Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, usai sepeda motor yang dikendarainya menghantam keras pagar pembatas jalan di Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, Sabtu (12/9/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, tepat di depan Mal Ramayana, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Enggal.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di meja perawatan medis.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, mengonfirmasi identitas korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon berkelir putih dengan nomor polisi BE 3712 CL.
"Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan darurat setelah mengalami luka berat. Namun, takdir berkata lain, korban dinyatakan meninggal dunia," ungkap Yuni dalam keterangan resminya.
Mewakili kepolisian, Yuni turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang merenggut nyawa pemuda tersebut.
"Kami berbelasungkawa atas kepergian almarhum. Semoga pihak keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan lahir batin," imbuhnya.
Berdasarkan hasil olah TKP Unit Laka Satlantas Polresta Bandar Lampung, insiden bermula saat korban melaju dari arah Way Halim menuju kawasan Tanjung Karang. Jalanan yang lengang di waktu dini hari diduga membuat laju kendaraan cukup kencang.
Setibanya di lokasi kejadian, korban disinyalir mengalami penurunan konsentrasi atau mengantuk. Motor matik tersebut seketika hilang kendali dan menabrak pagar trotoar yang berfungsi sebagai pembatas jalan di median tengah.
Baca Juga: Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
Kerasnya benturan membuat korban terpental ke aspal. Pemuda malang itu mengalami luka lecet di pergelangan tangan dan kaki, patah tulang pada pergelangan tangan kiri, serta pendarahan hebat dari mulut akibat benturan fatal.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban dan mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor yang ringsek pada bodi depan.
Guna memastikan kronologi secara utuh, polisi juga telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan memintai keterangan sejumlah saksi mata.
"Dipastikan insiden ini murni kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain," pungkas Kombes Yuni.
Berita Terkait
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Niat Cari Buah Sawo, Pemilik Rumah di Panjang Syok Temukan Jasad Mengering Tinggal Tulang
-
Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
-
Lengah Karena Terima Telepon, Pria di Bandar Lampung Tewas Disambar Kereta Api
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran