- Delapan tahanan kabur dari Rutan Polres Way Kanan Minggu dini hari, tiga telah ditangkap kembali.
- Seorang penjaga kantin berinisial SR ditahan karena diduga menyuplai alat untuk menjebol plafon sel.
- Aparat gabungan sedang intensif memburu lima tahanan sisa dengan menyisir hutan dan area perbatasan.
SuaraLampung.id - Perkembangan terbaru kasus kaburnya delapan tahanan dari rumah tahanan Polres Way Kanan, Lampung, mengarah pada dugaan keterlibatan pihak luar. Seorang penjaga kantin kini ditahan dan diperiksa intensif karena diduga berkaitan dengan pelarian para tahanan tersebut.
Sementara itu, dari delapan tahanan yang kabur pada Minggu dini hari (22/2/2026), tiga orang telah berhasil ditangkap kembali. Lima lainnya masih dalam pengejaran aparat gabungan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penjaga kantin berinisial SR diamankan setelah penyidik menemukan indikasi adanya alat yang diduga diselundupkan ke dalam rutan. Alat tersebut disinyalir digunakan untuk menjebol plafon sel tahanan, yang kemudian menjadi akses pelarian.
Penyidik kini mendalami sejauh mana keterlibatan SR dalam peristiwa tersebut, termasuk bagaimana barang yang seharusnya tidak boleh masuk ke area tahanan bisa lolos dari pengawasan.
Pihak kepolisian menyatakan tidak akan mentolerir pelanggaran prosedur yang berpotensi membahayakan keamanan.
Upaya pengejaran terus dilakukan sejak insiden terjadi. Aparat dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan menyisir sejumlah lokasi, termasuk area hutan dan jalur perbatasan yang diduga menjadi rute pelarian.
Hingga kini, tiga tahanan telah berhasil diamankan kembali. Penangkapan dilakukan setelah aparat menerima informasi dari masyarakat dan melakukan pengepungan di sejumlah titik.
Kapolres Way Kanan mengimbau lima tahanan yang masih buron untuk segera menyerahkan diri.
“Kami terus melakukan pengejaran dan mempersempit ruang gerak para buron. Kami juga mengimbau mereka untuk menyerahkan diri,” ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
Kasus ini memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan rutan. Dugaan keterlibatan penjaga kantin menjadi perhatian serius karena menyangkut integritas dan pengawasan internal.
Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku, baik terhadap para tahanan yang kabur maupun pihak yang diduga membantu.
Masyarakat diminta tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui keberadaan lima tahanan yang masih diburu. Perkembangan kasus ini masih terus berjalan, dan aparat menegaskan akan menuntaskan pengejaran hingga seluruh tahanan kembali diamankan.
Kasus ini bukan hanya tentang pelarian, tetapi juga tentang bagaimana celah pengawasan bisa dimanfaatkan. Publik kini menanti langkah tegas aparat dalam membenahi sistem keamanan rutan agar kejadian serupa tak terulang.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! 4 Fakta Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berawal dari Penjaga Kantin
-
Polisi Kepung Jalur Pelarian, Satu Tahanan Polres Way Kanan Diciduk di Hutan
-
Rutan Polres Way Kanan Kebobolan, 8 Tahanan Kabur, Ini 7 Faktanya
-
5 Fakta Kaburnya Tahanan Polsek Maro Sebo, Lolos di Dini Hari hingga Ditangkap di Palembang
-
Oknum Polisi Terlibat Narkoba di Way Kanan, Kapolres Ambil Sikap Tegas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api
-
Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru
-
Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk