- Delapan tahanan Polres Way Kanan kabur Minggu dini hari (22/2/2026) dengan cara membobol plafon sel mereka.
- Penyelidikan mengarah pada dugaan keterlibatan tukang kantin berinisial SR yang menyelundupkan alat pelarian.
- Satu dari delapan tahanan berhasil ditangkap sementara tujuh lainnya masih dalam pengejaran intensif aparat kepolisian.
SuaraLampung.id - Pelarian delapan tahanan dari rumah tahanan Polres Way Kanan pada Minggu dini hari (22/2/2026) mengejutkan publik. Insiden ini tak hanya soal jebolnya plafon sel, tetapi juga karena muncul dugaan keterlibatan seorang tukang kantin rutan.
Berikut empat fakta yang terungkap dari kasus tersebut:
1. Kabur Saat Dini Hari dengan Bobol Plafon
Peristiwa terjadi saat situasi relatif lengang. Para tahanan diduga menjebol bagian plafon ruang sel untuk membuka akses pelarian. Cara ini memungkinkan mereka keluar tanpa melewati pintu utama rutan.
Begitu kejadian diketahui, aparat langsung melakukan penyisiran dan pengejaran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian.
2. Dugaan Peran Tukang Kantin
Penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa seorang tukang kantin berinisial SR menyelundupkan alat yang digunakan untuk menjebol plafon.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari. Ia menyebut satu tahanan berhasil diamankan di kawasan hutan.
“Alhamdulillah, tahanan yang lari sudah ketangkap satu orang, ditangkap di hutan,” kata Yuni, Senin, 23 Februari 2026.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
Dugaan ini memperluas fokus penyelidikan, tidak hanya pada tahanan yang kabur, tetapi juga potensi pelanggaran prosedur pengawasan barang masuk.
3. Satu Tertangkap di Hutan, Tujuh Masih Diburu
Dari delapan tahanan yang melarikan diri, satu orang telah berhasil ditangkap di kawasan hutan setelah aparat mengepung jalur pelarian. Sementara tujuh lainnya masih dalam pengejaran intensif.
Kapolres Way Kanan menegaskan sekaligus mengimbau para tahanan yang masih kabur untuk segera menyerahkan diri.
Polisi juga meminta masyarakat melapor jika mengetahui keberadaan para buronan.
4. Evaluasi Sistem Keamanan Rutan
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Salat Isya
-
Polisi Kepung Jalur Pelarian, Satu Tahanan Polres Way Kanan Diciduk di Hutan
-
Keluarga Pasien Kecewa, Jenazah Sempat Terhenti di Pinggir Jalan Akibat Ambulans Rusak
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Rutan Polres Way Kanan Kebobolan, 8 Tahanan Kabur, Ini 7 Faktanya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya
-
Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah