- Polresta Bandar Lampung melaksanakan serah terima jabatan perwira menengah pada Sabtu, 23 Mei 2026 untuk penyegaran organisasi.
- Mutasi ini melibatkan posisi strategis Kabag Ops serta sejumlah pimpinan Polsek di berbagai wilayah hukum Bandar Lampung.
- Kombes Alfret Jacob Tilukay menekankan rotasi jabatan bertujuan meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat luas.
SuaraLampung.id - Polresta Bandar Lampung menggelar serah terima jabatan pada Sabtu (23/5/2026) pagi. Deretan perwira menengah bersiap mengemban amanah baru.
Mutasi besar ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolda Lampung yang diterbitkan akhir April lalu. Di bawah kepemimpinan Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay, gerbong rotasi ini bergerak untuk menyegarkan urat nadi organisasi kepolisian di tingkat kota hingga kecamatan.
Salah satu rotasi adalah posisi Kabag Ops Polresta Bandar Lampung. Kompol Edy Kurniawan kini resmi menduduki kursi tersebut, menggantikan Kompol I Made Indra Wijaya.
Perubahan signifikan juga terjadi di garis depan pelayanan masyarakat, yakni tingkat Polsek. Nama-nama baru kini siap memimpin wilayah hukumnya masing-masing.
Kompol Tony Apriadi, misalnya, kini bergeser memimpin wilayah Tanjungkarang Timur, sementara AKP Daelami mendarat di Telukbetung Timur.
Wilayah padat penduduk seperti Sukarame kini dipimpin oleh Kompol Henry Dunan Pandiangan. Sementara itu, AKP Martoyo dan AKP Ono Karyono bertukar peran strategis di wilayah Tanjungkarang Barat dan Labuhan Ratu. Tak ketinggalan, wajah baru Iptu Edy Sabhara Purba kini resmi mengomandoi Polsek Tanjung Senang.
Bagi Kombes Alfret Jacob Tilukay, sertijab ini bukan sekadar seremoni perpindahan meja kerja. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme Polri di mata warga.
“Pergantian jabatan ini bertujuan untuk pengembangan karier personel, memperluas pengalaman, serta meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas,” tegas Kombes Pol Alfret di hadapan jajarannya.
Kepada para pejabat lama, apresiasi setinggi langit diberikan atas dedikasi mereka menjaga stabilitas keamanan Bandar Lampung selama ini.
Baca Juga: Bayar Pajak Motor Tak Perlu KTP Pemilik Lama: MPP Bandar Lampung Diserbu Warga
Namun, sorotan utama tertuju pada para pejabat baru. Kapolresta menaruh harapan besar agar mereka segera "berlari" menyesuaikan diri dengan karakter wilayah masing-masing.
"Saya percaya pengalaman saudara di tempat tugas sebelumnya dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Bayar Pajak Motor Tak Perlu KTP Pemilik Lama: MPP Bandar Lampung Diserbu Warga
-
Waspada Penipuan! Nama Kapolresta Bandar Lampung Dicatut di TikTok
-
Bajing Loncat yang Viral di Panjang Akhirnya Diciduk Polisi
-
Investasi Bandar Lampung Tembus Rp744 Miliar di Awal 2026, Singapura Jadi Investor Paling Royal
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Gudang Sabu Berkedok Barbershop di Ruko Way Kenanga Tubaba Terbongkar
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Pilih ORI030 di BRI, Investasi ORI Dijamin Negara dan Mudah Dibeli
-
Bukan Beton, Tapi Bambu: Jurus Back to Nature Amankan Jalur Liwa-Sumsel dari Longsor