- Akun TikTok palsu yang mencatut nama dan foto Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay, muncul di media sosial.
- Kasi Humas Polresta Bandar Lampung menyatakan bahwa akun tersebut bukan milik resmi kepolisian dan memperingatkan warga agar waspada.
- Polresta Bandar Lampung sedang melacak pemilik akun untuk mencegah penipuan, penyebaran hoaks, serta potensi penyalahgunaan data pribadi masyarakat.
SuaraLampung.id - Kabar terbaru datang dari jagat media sosial TikTok, di mana sebuah akun misterius muncul dengan mencatut nama dan foto Kapolresta Bandar Lampung.
Akun yang menggunakan nama Kombes Alfret Jacob Tilukay tersebut mulai menebar jaring di platform video pendek tersebut.
Meski terlihat meyakinkan dengan atribut kepolisian, Polresta Bandar Lampung dengan tegas menyatakan bahwa akun tersebut adalah palsu.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, memberikan peringatan keras kepada warga agar tidak mudah tertipu oleh sandiwara di dunia maya ini.
"Kami menegaskan bahwa akun media sosial yang mengatasnamakan Kapolresta Bandar Lampung tersebut adalah palsu dan bukan akun resmi milik Bapak Kapolresta," tegas AKP Agustina, Jumat (22/5/2026).
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa akun ini tergolong baru dengan jumlah pertemanan yang masih terbatas. Namun, yang membuat pihak kepolisian khawatir adalah keaktifan akun tersebut dalam berinteraksi dengan pengguna lain.
"Masyarakat kami imbau agar ekstra hati-hati. Jangan mudah percaya jika ada akun yang menghubungi, apalagi sampai meminta uang atau data pribadi dengan mengatasnamakan pejabat kepolisian," tambah Agustina.
Kehadiran akun "bodong" ini tidak hanya merusak nama baik institusi, tetapi juga mengancam keamanan siber masyarakat.
Pihak kepolisian mengkhawatirkan akun tersebut digunakan untuk menyebarkan informasi bohong (hoaks) yang dapat memicu kegaduhan.
Baca Juga: Modus Licin Penipuan Mobil Berkedok Harga Miring yang Menimpa Warga Pringsewu
Polresta Bandar Lampung kini tengah melakukan pendalaman untuk melacak siapa sosok di balik akun tersebut dan mencegah potensi penyalahgunaan identitas lebih lanjut.
"Jika Anda menemukan akun serupa atau mendapatkan pesan yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui kanal pengaduan resmi kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Modus Licin Penipuan Mobil Berkedok Harga Miring yang Menimpa Warga Pringsewu
-
Pabrik Cinta Palsu di Balik Jeruji: 137 Napi Rutan Kotabumi Menjerat 1.200 Korban
-
Teknologi AI Disalahgunakan, Penipuan Deepfake Ancam Keamanan Data dan Finansial Masyarakat
-
Jerat Investasi Bodong di Balik Getah Karet: Kisah Warga Way Kanan Terperangkap Janji Palsu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Menabung Jadi Makin Seru, BRI Junio Hadirkan Kartu Debit Edisi Mobile Legends
-
Gagal Gantung Diri karena Tali Putus Usai Habisi Penagih Utang, Pria di Lambar Menyerahkan Diri
-
Horor Asap Kebakaran Tebu di Tulang Bawang: 10 Kendaraan Tabrakan Beruntun, 2 Tewas Terjepit
-
Bisnis Gelap Terbongkar! Penimbun 5.920 Bungkus Rokok Tanpa Cukai di Mesuji Ditangkap
-
Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman