Wakos Reza Gautama
Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:20 WIB
Ilustrasi bajing loncat. Pemuda berinisial IP ditangkap Polsek Panjang pada 21 Mei 2026 setelah aksinya mencuri muatan truk viral. [Instagram/ @fakta.indo]
Baca 10 detik
  • Seorang pemuda berinisial IP ditangkap Polsek Panjang pada 21 Mei 2026 setelah aksinya mencuri muatan truk viral.
  • Pelaku memanjat truk yang sedang melaju di Bandar Lampung untuk menjatuhkan karung pupuk kepada tiga rekannya.
  • Polisi berhasil mengamankan pelaku dan kini sedang memburu tiga orang komplotan lainnya yang terlibat dalam pencurian tersebut.

SuaraLampung.id - Di bawah terik matahari Jalan Teluk Ambon, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, sebuah aksi nekat bak adegan film terekam kamera ponsel warga.

Seorang pemuda tampak lincah memanjat bak truk yang tengah melaju, merobek terpal, dan menjatuhkan karung-karung muatan ke aspal panas.

Video itu mendadak viral, memicu kegeraman sekaligus kekhawatiran para sopir logistik yang melintas di kawasan tersebut.

Namun, "panggung akrobat" IP (22) tak bertahan lama. Berkat kekuatan jejak digital yang viral, pelarian warga Kelurahan Pidada ini berakhir di tangan Unit Reskrim Polsek Panjang pada Kamis (21/5/2026) siang.

Kapolsek Panjang, AKP Ipran, menegaskan bahwa identitas pelaku berhasil dikantongi tak lama setelah video aksinya merajai lini masa media sosial.

"Setelah video viral, anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku," ungkap Ipran, Kamis (21/5/2026).

Dalam komplotan ini, IP memegang peran paling berisiko. Ia adalah sang eksekutor lapangan yang harus bertaruh nyawa memanjat truk yang sedang berjalan. Tugasnya membuka paksa terpal penutup dan menjatuhkan karung-karung pupuk ke jalanan.

Sementara itu, di belakang truk, tiga rekannya sudah bersiap. Mereka bertugas memungut "harta karun" yang dijatuhkan IP sebelum akhirnya dibawa kabur untuk dijual.

Komplotan ini bukan pemain baru. Polisi menduga mereka sudah berulang kali melakukan aksi serupa dengan modus yang sama.

Baca Juga: Investasi Bandar Lampung Tembus Rp744 Miliar di Awal 2026, Singapura Jadi Investor Paling Royal

"IP ini yang naik ke atas bak truk, membuka terpal, lalu menjatuhkan pupuk. Rekannya mengambil karung yang sudah jatuh. Kami menduga aksi ini bukan yang pertama kali," jelas AKP Ipran.

Meski korban harus menelan kerugian hingga Rp4,5 juta akibat kehilangan muatannya, fakta di balik penjualan barang curian ini justru miris. Dalam aksi terakhirnya, IP dan kawan-kawan berhasil menggasak lima karung pupuk.

Ironisnya, dua karung yang sempat terjual hanya dihargai Rp125 ribu per karung. Uang hasil "taruhan nyawa" itu kemudian dibagi rata untuk keperluan sehari-hari. Beruntung, polisi berhasil mengamankan tiga karung sisa yang belum sempat berpindah tangan.

Meski IP sudah mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Panjang, drama pengejaran belum berakhir. Tiga rekan IP yang identitasnya sudah diketahui polisi kini tengah diburu.

"Kami masih memburu tiga pelaku lainnya. Identitas mereka sudah kami kantongi," tegas Ipran.

Kini, IP harus mempertanggungjawabkan aksi "akrobat" berbahayanya di hadapan hukum. Ia dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang tindak pidana pencurian.

Load More