- Polres Lampung Selatan menggagalkan penyelundupan senjata api rakitan di Pelabuhan Bakauheni pada Senin, 6 Juli 2026.
- Polisi menangkap penerima paket berinisial YY di Cikarang melalui strategi pengiriman terkontrol pada Selasa dini hari.
- Pelaku YY terbukti terlibat aksi begal dan kini terancam hukuman lima belas tahun penjara akibat perbuatannya.
SuaraLampung.id - Personel Polres Lampung Selatan di Pos Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata api rakitan, Senin (6/7/2026).
Awalnya petugas menghentikan mobil Toyota Avanza bernomor polisi BE 1057 NK. Sopir travel mengira ini hanya pemeriksaan surat-surat biasa.
Ia tak menyadari bahwa di dalam tas ransel hitam dan kardus yang dititipkan kepadanya, tersimpan senjata api yang siap meletus.
Polisi membongkar paket tersebut. Di balik tumpukan pakaian yang diklaim pengirim sebagai ponsel dan baju, ditemukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver lengkap dengan empat butir amunisi aktif kaliber 5 milimeter.
"Ongkos pengirimannya hanya Rp300 ribu. Modus ini digunakan agar tidak memicu kecurigaan, seolah-olah hanya paket kiriman biasa antarprovinsi," ungkap Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, AKP Fransiskus Yepta Terang Ginting.
Sopir travel hanyalah kurir buta. Ia mengambil paket itu dari seorang wanita berinisial A di Jabung, Lampung Timur. Tujuan pengiriman paket itu adalah ke Pasar Serang Baru, Cikarang, Jawa Barat.
Alih-alih langsung menyita barang dan menutup kasus, penyidik memainkan strategi kucing dan tikus. Mereka menerapkan metode controlled delivery. Paket dibiarkan tetap mengalir ke tujuannya, namun di bawah pengawasan ketat tim buser yang bergerak dalam senyap.
Misi pengintaian lintas provinsi ini membuahkan hasil manis pada Selasa dini hari. Pukul 03.00 WIB, saat Cikarang masih terlelap, seorang pria berinisial YY muncul untuk menjemput pesanannya. Tanpa perlawanan berarti, YY diringkus saat tangannya menyentuh paket berisi revolver tersebut.
Hasil interogasi mengungkap fakta mengerikan. YY bukanlah pemain baru. Senjata rakitan itu bukan sekadar koleksi, melainkan alat kerja untuk aksi kriminal di Pulau Jawa.
Baca Juga: Ketika Oknum TNI dan Polri Kompak Selundupkan 5 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni
"Pelaku mengaku sudah tiga kali membegal di wilayah Serang, Banten. Dua motor hasil kejahatannya bahkan sudah laku terjual," tambah AKP Fransiskus.
Kini, polisi masih memburu S, sosok yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). S diduga kuat sebagai otak sekaligus pemasok utama dalam jaringan distribusi senjata api ilegal lintas provinsi ini.
Bagi YY, petualangan kriminalnya harus terhenti di balik jeruji besi. Ia dijerat Pasal 306 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukumannya tidak main-main: 15 tahun penjara. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Ketika Oknum TNI dan Polri Kompak Selundupkan 5 Kg Sabu di Pelabuhan Bakauheni
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa
-
Penyelundupan Narkoba Rp235 Miliar Digagalkan di Bakauheni, Sejuta Nyawa Terselamatkan
-
Penyelundupan 807 Burung Ilegal Palembang Digagalkan di Bakauheni, Ada Spesies Langka
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Pilih ORI030 di BRI, Investasi ORI Dijamin Negara dan Mudah Dibeli
-
Bukan Beton, Tapi Bambu: Jurus Back to Nature Amankan Jalur Liwa-Sumsel dari Longsor
-
Akhir Pelarian Penipu Tenaga Kerja di Lampung Tengah
-
Petani di Lampung Utara Tewas Tertimpa Pohon yang Ditebangnya