- Seorang petani berinisial E meninggal dunia akibat tertimpa dahan pohon saat menebang kayu di Desa Gedung Ketapang, Lampung Utara.
- Insiden yang terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026 tersebut dikonfirmasi pihak kepolisian setempat sebagai kecelakaan kerja yang fatal.
- Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban di puskesmas.
SuaraLampung.id - Di bawah rindangnya pepohonan di Dusun Purwodadi, Desa Gedung Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara, terjadi sebuah petaka pada Kamis (9/7/2026).
Seorang petani berinisial E (55), yang sedang bergelut dengan batang-batang pohon sungkai, tak menyangka bahwa hari itu akan menjadi pengabdian terakhirnya di ladang.
Niat hati menebang pohon untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun alam berkata lain. Sebuah dahan besar yang patah meluncur jatuh lebih cepat dari reaksi sang petani.
Dentuman keras itu bukan sekadar suara kayu yang menyentuh tanah, melainkan sebuah pertanda duka yang mendalam.
Menerima laporan darurat dari warga, personel Polsek Sungkai Selatan bergerak cepat menuju lokasi. Di sana, polisi mendapati suasana yang suram.
Garis polisi dipasang, dan tim mulai menyisir setiap jengkal area untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
Kasi Humas Polres Lampung Utara Iptu Herawati, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut murni merupakan kecelakaan kerja yang fatal.
"Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan bahwa korban tertimpa dahan pohon yang patah tepat saat proses penebangan berlangsung. Kami telah mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah TKP secara menyeluruh," ujar Herawati.
Setelah dahan yang menghimpit tubuhnya berhasil disingkirkan, harapan sempat muncul. Tubuh ringkih E segera dievakuasi menuju Puskesmas Sungkai Selatan. Petugas medis mengerahkan segala upaya untuk menyelamatkan nyawanya.
Baca Juga: Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
Namun, hantaman benda tumpul dari ketinggian itu rupanya terlalu berat untuk ditanggung tubuh pria paruh baya tersebut.
E dinyatakan meninggal dunia di puskesmas, meninggalkan duka yang tak terperikan bagi keluarganya di Desa Negeri Ratu.
Menerima kenyataan pahit ini, pihak keluarga memilih untuk tidak memperpanjang proses medis. Mereka menerima kepergian E sebagai sebuah musibah murni dan menolak untuk dilakukan autopsi.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan. Perhatikan kondisi sekitar, gunakan peralatan yang memadai, dan jangan abaikan prosedur keselamatan, sekecil apa pun itu," tutup Herawati.
Berita Terkait
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
BI Lampung: Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Bisa Menjadi Berkah Bagi Petani Lokal
-
Tergiur Kerja di Tambang Papua, Wanita di Lampung Utara Kena Tipu Janji Manis Residivis
-
Misteri Sosok Ardian: Pekerja Salon di Pringsewu Ditemukan Tak Bernyawa Usai Karaoke
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Petani di Lampung Utara Tewas Tertimpa Pohon yang Ditebangnya
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Bogor Kembangkan Usaha Olahan Pala Berkelanjutan
-
Urat Nadi Baru di Lampung Barat: Jalan 112 KM Menuju Suoh Segera Merdeka dari Jalur Rusak
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir 6-10 Juli, Promo Bunga 1,80% Flat dan Harga Spesial
-
Misteri Jasad di Bibir Pantai Lampung Selatan: Niat Cari Rebon, Mujamil Malah Temukan Mayat