- Seorang pria berinisial RW menipu wanita asal Lampung Utara dengan modus tawaran pekerjaan fiktif di Mimika pada Januari 2026.
- Korban mengalami kerugian sebesar Rp35 juta setelah melakukan 17 kali transfer untuk biaya administrasi kerja yang tidak terealisasi.
- Polsek Sungkai Selatan meringkus pelaku residivis tersebut saat mencoba meminta uang tambahan dan menyita barang bukti transfer korban.
SuaraLampung.id - Mimpi seorang wanita di Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara, bekerja di tambang emas Mimika, Papua, berubah menjadi mimpi buruk.
Alih-alih mendapatkan tiket pesawat menuju Bumi Cendrawasih, korban justru terjebak dalam skema penipuan licin yang dirancang oleh RW (29), seorang pria asal Bandar Lampung yang ternyata bukan pemain baru dalam dunia kriminal.
Drama penipuan ini bermula pada Januari 2026. Dengan lidah manisnya, RW menawarkan posisi menggiurkan di sebuah perusahaan tambang besar di Mimika, Papua. Korban yang terbuai janji gaji tinggi pun luluh.
Namun, ada harga yang harus dibayar. Pelaku mulai meminta uang dengan dalih biaya administrasi, pengurusan dokumen, hingga berbagai persyaratan kerja lainnya.
Percaya bahwa ini adalah investasi masa depan, korban mentransfer uang secara bertahap. Tak tanggung-tanggung, tercatat ada 17 kali transaksi transfer yang dilakukan korban hingga total kerugian menembus angka Rp35 juta.
"Pekerjaan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi. Korban akhirnya sadar telah menjadi korban penipuan setelah uang terus keluar, namun janji berangkat tak kunjung datang," ungkap Kasi Humas Polres Lampung Utara, Iptu Herawati, Selasa (16/6/2026).
Meski sudah mengantongi puluhan juta, RW kembali mendatangi korban meminta setoran tambahan. Namun kali ini, ia masuk ke sarang macan.
Keluarga korban yang sudah curiga langsung berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Sungkai Selatan. Saat RW muncul dengan maksud meminta uang lagi, petugas yang sudah bersiaga langsung meringkusnya tanpa perlawanan.
"Tersangka RW merupakan seorang residivis dalam kasus serupa. Ia pernah merasakan dinginnya jeruji besi, namun tampaknya tidak kapok," tambah Herawati.
Baca Juga: Aroma Pahit Bisnis Kopi: Pelarian Pasutri Penilep Rp1,3 Miliar Berakhir di Kamar Kos
Selain pelaku, polisi juga menyita 17 lembar bukti transfer dan sebuah ponsel yang digunakan pelaku untuk menjerat korbannya.
Kini, RW harus kembali menghadapi jeratan hukum melalui Pasal 492 dan Pasal 486 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Di sisi lain, polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban-korban lain yang masuk dalam jebakan serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat. Polres Lampung Utara mengimbau agar warga tidak mudah percaya pada tawaran kerja yang meminta uang di muka.
"Pastikan legalitasnya. Jika ada lowongan kerja yang mewajibkan pembayaran sejumlah uang, itu adalah alarm merah. Jangan ragu melapor sebelum uang Anda amblas," pungkas Herawati.
Berita Terkait
-
Aroma Pahit Bisnis Kopi: Pelarian Pasutri Penilep Rp1,3 Miliar Berakhir di Kamar Kos
-
Jejak HP Ungkap Sindikat Pencurian Sekolah di Lampung Utara: Polisi Buru Eksekutor Utama
-
Pura-pura Beli Rokok, Remaja di Lampung Utara Hantam Kepala Kakek Pemilik Toko Pakai Bata
-
Kelabui Pengusaha BRILink, Oknum Kades di Tanggamus Kembali Tersandung Kasus Penipuan
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong