- Ardian, seorang karyawan salon, ditemukan meninggal dunia di kontrakan wilayah Pekon Rejosari, Pringsewu, pada Minggu pagi, 14 Juni 2026.
- Sebelum meninggal, korban sempat mengeluhkan nyeri dada dan sesak napas, namun menolak bantuan medis serta pengobatan tradisional rekan-rekannya.
- Pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan, sehingga polisi kini mencari keluarga korban karena identitas resmi belum ditemukan.
SuaraLampung.id - Minggu pagi (14/6/2026) di Pekon Rejosari, Pringsewu, warga digegerkan dengan kematian Ardian (44), karyawan salon kecantikan.
Pria ramah yang sehari-hari berkutat dengan sisir dan gunting di sebuah salon kecantikan, ditemukan terbujur kaku di atas karpet lantai kontrakan sekitar pukul 08.00 WIB.
Beberapa jam sebelum napasnya terhenti, tak ada firasat buruk yang membayangi. Ardian sempat menghabiskan malam minggu bersama rekan-rekannya. Suara musik karaoke sempat menggema di rumah kontrakan tersebut hingga pukul 23.00 WIB.
Namun, di balik keceriaan itu, Ardian mulai mengeluhkan sesuatu yang tak beres. Dadanya terasa nyeri, napasnya sesak.
Rekan-rekannya sempat menawarkan bantuan tradisional berupa 'erokan untuk meringankan sakitnya, namun Ardian menolak dengan halus.
Gelisah akibat rasa sakit yang menusuk dada kiri, Ardian tak bisa memejamkan mata. Sekitar pukul 02.00 dini hari, seorang rekan melihatnya masih duduk termenung di ruang dapur.
"Saat ditanya mengapa belum tidur, korban mengaku dadanya sesak," ujar Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, Senin (15/6/2026).
Bahkan, pada pukul 07.00 WIB, Ardian masih sempat berbincang singkat dan meminum segelas teh hangat. Ia kemudian pamit untuk berbaring sejenak, berharap rasa nyeri di dadanya memudar setelah beristirahat. Siapa sangka, itu adalah komunikasi terakhirnya sebelum ia pergi untuk selamanya.
Kematian Ardian menyisakan teka-teki bagi pihak kepolisian. Hingga saat ini, polisi belum menemukan satu pun dokumen identitas resmi milik korban.
Baca Juga: Eks Karyawan Kafe di Bandar Lampung Gasak Uang Operasional Demi Judol
Nama Ardian hanyalah panggilan akrab yang dikenal warga dan pemilik salon tempatnya bekerja selama satu bulan terakhir di wilayah Ambarawa.
Hasil pemeriksaan medis di RSUD Pringsewu memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria malang ini. Gejala sesak napas dan nyeri dada yang dialaminya mengarah kuat pada gangguan kesehatan kronis yang mendadak.
Kini, jenazah Ardian masih terbaring di ruang jenazah RSUD Pringsewu, menanti jemputan keluarga yang mungkin belum mengetahui kabar duka ini.
Aparat kepolisian mengimbau kepada siapa pun yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenal pria bernama panggilan Ardian ini untuk segera melapor.
"Kami berharap masyarakat yang mengetahui asal-usul atau keluarga korban segera menghubungi Polsek Pringsewu Kota atau pihak rumah sakit," pungkas AKP Ramon.
Berita Terkait
-
Eks Karyawan Kafe di Bandar Lampung Gasak Uang Operasional Demi Judol
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Siasat Licik Ordal: 26 Karyawan PT GGP Kompak Kuras Solar Perusahaan Berbulan-bulan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
BRI Siapkan KPR DP 1% Hingga Tenor 30 Tahun untuk Danantara Housing Expo 2026
-
Misteri Kardus Cokelat Berisi Jasad Bayi Gegerkan Pahoman
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah