- Gedung SMP PGRI 1 Way Jepara terbakar pada Rabu siang, 23 September 2026, tanpa korban jiwa.
- Kebakaran menghanguskan ruang kelas 7 dan perpustakaan, dengan total kerugian materiil mencapai 300 juta rupiah.
- Polsek Way Jepara menduga kuat peristiwa kebakaran tersebut dipicu oleh masalah hubungan arus pendek listrik.
SuaraLampung.id - Hanya berselang sekitar 50 menit setelah bel pulang sekolah berbunyi, kobaran api hebat meluluhlantakkan gedung SMP PGRI 1 Way Jepara di Dusun I, Desa Sumberejo, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Rabu (23/9/2026) siang.
Bangunan perpustakaan dan ruang kelas 7 beserta seluruh buku pelajaran dan fasilitas di dalamnya ludes menjadi abu. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta.
Peristiwa mencekam ini pertama kali disadari oleh warga sekitar pukul 13.00 WIB. Dua orang saksi mata, Fatin (29) dan Sidik Aji Pangestu (27), mendapati gumpalan asap tebal membubung tinggi diiringi kobaran api yang dengan cepat merambat ke atap bangunan sekolah.
Padahal, sekitar pukul 12.10 WIB suasana sekolah baru saja lengang. Para siswa dan dewan guru telah membubarkan diri usai menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah sejak pagi harinya.
Kapolsek Way Jepara AKP Gobel, mengonfirmasi tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden kebakaran ini.
"Beruntung sekali tidak ada korban jiwa karena gedung sekolah sudah dalam keadaan kosong ditinggal pulang siswa dan guru. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp300 juta, meliputi bangunan perpustakaan, satu ruang kelas, serta fasilitas inventaris sekolah lainnya," jelas AKP Gobel, Kamis (24/9/2026).
Personel piket Polsek Way Jepara yang menerima laporan darurat langsung meluncur ke TKP sembari mengerahkan armada pemadam kebakaran (Damkar).
Petugas bahu-membahu bersama warga setempat melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke blok ruang kelas lainnya maupun permukiman warga.
Terkait pemicu kebakaran, polisi menduga kuat bencana ini bermula dari gangguan instalasi kelistrikan di area bangunan tersebut.
Baca Juga: Karhutla Mengamuk di Way Kambas hingga Dekati Kandang Gajah, Bagaimana Nasib Satwa Langka Ini?
"Dugaan awal titik api dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Saat ini garis polisi telah dipasang dan area TKP kami amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.
Berita Terkait
-
Karhutla Mengamuk di Way Kambas hingga Dekati Kandang Gajah, Bagaimana Nasib Satwa Langka Ini?
-
Truk Ekspedisi Mundur Mendadak di Bandar Lampung: Hantam Pom Mini, Warung Kelontong Ludes Terbakar
-
Dulu Viral Nangis Histeris Suami Ditembak Mati, Janda Muda Asal Jabung Diciduk Jadi Pengedar Sabu
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
Terkini
-
BRI Infinite Prioritas x GarudaMiles, Ada Ekstra 27.000 Miles untuk 100 Nasabah
-
Geger! Warga Metro Temukan Benda Diduga Janin Terkubur di Lahan Kosong
-
Karhutla Mengamuk di Way Kambas hingga Dekati Kandang Gajah, Bagaimana Nasib Satwa Langka Ini?
-
6 Tahun Dipercaya, Sopir di Pringsewu Tega Kuras Uang Majikan Rp50 Juta demi Judi Online
-
Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter