- Polda Lampung membongkar 17 jaringan penyelundupan narkoba senilai Rp235,1 miliar di Pelabuhan Bakauheni selama Februari hingga Juni 2026.
- Polisi menangkap 24 tersangka dengan barang bukti sabu, ganja, ekstasi, serta liquid etomidate melalui berbagai modus operandi.
- Keberhasilan operasi pengungkapan narkotika tersebut diklaim mampu menyelamatkan hampir satu juta jiwa masyarakat dari jeratan barang haram.
SuaraLampung.id - Dalam kurun waktu empat bulan (Februari–Juni 2026), jajaran Polda Lampung dan Polres Lampung Selatan berhasil membongkar 17 jaringan gelap yang mencoba menyelundupkan barang haram senilai Rp235,1 miliar melalui Pelabuhan Bakauheni.
Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf, menegaskan bahwa keberhasilan ini secara langsung telah menjauhkan hampir satu juta jiwa, tepatnya 948.628 orang, dari jeratan maut narkoba.
"Pengungkapan ini adalah wujud komitmen kami. Narkotika bukan hanya musuh hukum, tapi ancaman nyata bagi eksistensi generasi penerus bangsa," tegas Helfi di Mapolres Lampung Selatan, Kamis (18/6/2026).
Dalam operasi besar-besaran ini, polisi mengamankan 24 tersangka dengan barang bukti 179,5 kilogram sabu, 58 kilogram ganja, hingga puluhan ribu butir ekstasi dan Happy Five. Bahkan, ditemukan pula jenis baru seperti liquid etomidate yang kian marak di pasar gelap.
Semua pengungkapan ini berpusat di titik nadi distribusi lintas pulau yakni Seaport Interdiction Bakauheni.
Kapolda menjelaskan, modus yang digunakan kian beragam dan rapi. Ada yang menyembunyikan kristal sabu di dalam kotak speaker yang masih berfungsi, kardus paket kiriman, hingga memodifikasi bagasi mobil pribadi dan mobil boks pengantar paket.
"Ada yang menggunakan bus umum, ada yang menyamar sebagai jasa kurir paket kilat. Mereka mencoba segala cara untuk menembus pemeriksaan, namun petugas kami di lapangan jauh lebih jeli," jelas Helfi.
Kapolda Helfi Assegaf memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang berani mencoba menguji ketangguhan petugas di gerbang Sumatera tersebut.
Ia memastikan tidak akan ada toleransi, apalagi bagi pelaku yang mencoba melawan atau membahayakan petugas saat penangkapan.
Baca Juga: Penyelundupan 807 Burung Ilegal Palembang Digagalkan di Bakauheni, Ada Spesies Langka
"Penindakan akan dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu. Kami tidak ragu mengambil tindakan tegas terukur jika pelaku mencoba membahayakan masyarakat," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Penyelundupan 807 Burung Ilegal Palembang Digagalkan di Bakauheni, Ada Spesies Langka
-
Penyelundupan 172 Burung Ilegal Terhenti di Kabin Truk di Pelabuhan Bakauheni
-
Memburu Bandit, Menemukan Peledak: Teka-teki Granat di Rumah DPO Pesawaran
-
8 Senjata Api dan Satu Granat: Operasi Kilat Polda Lampung Ringkus 95 Pelaku Kejahatan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Empat Bulan Bekerja, Buruh Rongsok di Metro Malah Gasak Emas Istri Majikan
-
Proyek Raksasa Rp31 Triliun: Siasat Lampung Akhiri Jalan Rusak Lewat Jalur Pintas Kereta Logistik
-
Aktivitas Seksual Direkam Kekasih, Wanita Bandar Lampung Lapor Polisi
-
Jasad ABK KM Arof Ditemukan di Pantai Way Kambas, Nahkoda Masih dalam Dekapan Laut
-
Apes! Niat Kencan via MiChat, Pria di Mesuji Malah Ditodong 2 Remaja Berpisau