- Tim Ditreskrimum Polda Lampung menemukan granat aktif saat menggerebek rumah dua tersangka DPO kasus pencurian di Kabupaten Pesawaran.
- Petugas Brimob telah melakukan disposal terhadap granat tersebut untuk memastikan keamanan lingkungan di sekitar lokasi penemuan barang bukti.
- Polda Lampung kini mendalami asal-usul senjata ilegal serta potensi keterkaitan tersangka dengan jaringan kejahatan yang lebih berbahaya.
SuaraLampung.id - Niat hati meringkus bandit jalanan, tim Ditreskrimum Polda Lampung justru menemukan benda mematikan. Dalam sebuah penggerebekan di Kabupaten Pesawaran, petugas menemukan sebuah granat aktif.
Operasi yang mulanya merupakan pengejaran terhadap dua orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (street crime), mendadak berubah menjadi situasi tegang.
Saat petugas menggeledah sudut-sudut rumah salah satu tersangka yang melarikan diri, benda berbahan besi itu ditemukan.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, Kombes Indra Hermawan, mengonfirmasi temuan granat tersebut. Ia memastikan bahwa ancaman ledakan telah dinetralkan.
"Terkait barang bukti granat itu, sudah dilakukan disposal (pemusnahan) oleh tim Brimob sesuai prosedur. Saat ini kami fokus melakukan pendalaman untuk melacak dari mana asal-usul benda tersebut," ujar Kombes Indra di Mapolda Lampung, Selasa (2/6/2026).
Kasus ini bermula dari aksi kejahatan jalanan yang melibatkan empat orang tersangka. Dua di antaranya telah lebih dulu mencicipi dinginnya sel tahanan, namun dua lainnya, yang rumahnya menjadi lokasi penemuan granat, masih licin bagai belut.
Saat digerebek, hunian yang menjadi sasaran petugas itu kosong melompong. Para DPO tampaknya telah mengendus kedatangan polisi lebih awal.
"Penggeledahan ini adalah bagian dari upaya kami mengejar dua tersangka yang masih buron. Sayangnya, saat didatangi, yang bersangkutan tidak ada di lokasi. Justru petugas menemukan satu buah granat di sana," lanjut Indra.
Polda Lampung kini tidak hanya fokus pada kasus pencurian yang dilakukan komplotan ini, tetapi juga mendalami potensi keterkaitan mereka dengan jaringan yang lebih berbahaya atau kepemilikan senjata ilegal skala berat. (ANTARA)
Baca Juga: 8 Senjata Api dan Satu Granat: Operasi Kilat Polda Lampung Ringkus 95 Pelaku Kejahatan
Berita Terkait
-
8 Senjata Api dan Satu Granat: Operasi Kilat Polda Lampung Ringkus 95 Pelaku Kejahatan
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara
-
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena
-
Penyekatan Ketat di Perbatasan Lampung: Polisi Persempit Ruang Gerak Eksekutor Bripka Arya Supena
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung