- Pria berinisial AI asal Lampung Timur memproduksi serta mengedarkan uang palsu menggunakan printer rumahan pada Kamis 10 September 2026.
- Aksi kejahatan tersebut terbongkar setelah istri pemilik warung di Desa Karya Makmur mendapati kejanggalan pada fisik uang pecahan Rp100.000.
- Pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian beserta barang bukti untuk menghadapi ancaman hukuman berdasarkan Undang-Undang KUHP.
SuaraLampung.id - Berniat mengeruk keuntungan cepat lewat jalur haram, aksi AI (34) justru berakhir memalukan. Pria asal Lampung Timur ini nekat memproduksi dan mengedarkan uang palsu (upal) bermodal printer rumahan.
Sial baginya, tipu daya tersebut terbongkar seketika usai ia membeli sebungkus rokok di sebuah warung kelontong.
Insiden itu terjadi di Desa Karya Makmur, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (10/9/2026) sore.
Petaka bagi pelaku bermula saat ia menyambangi warung milik warga berinisial NM. Berlagak seperti pembeli biasa, AI menyodorkan selembar uang pecahan Rp100.000 untuk membayar sebungkus rokok, dengan target mengantongi uang kembalian asli dari sang pemilik warung.
Namun, kejelian istri korban menggagalkan skenario tersebut. Merasa ada yang janggal dengan tekstur dan fisik uang kertas merah yang baru saja diterimanya, ia langsung memeriksa secara teliti dan menyadari bahwa uang tersebut palsu.
Sadar telah ditipu, korban bersama warga setempat langsung mengejar pelaku yang belum pergi jauh. Tanpa ampun, pelarian AI terhenti di warung lain yang lokasinya hanya berjarak beberapa ratus meter dari TKP pertama.
Saat digeledah beramai-ramai oleh warga, ditemukan dua lembar uang pecahan Rp100.000 palsu lainnya serta uang tunai pecahan kecil hasil kembalian. Warga yang geram kemudian segera menyerahkan pelaku ke pihak berwajib.
Mendapat laporan darurat, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Reskrim Polsek Labuhan Maringgai bergerak cepat mengamankan pelaku dari amukan massa untuk dibawa ke kantor polisi.
Kapolsek Labuhan Maringgai Kompol Rizal, mengonfirmasi pengungkapan kasus peredaran uang palsu mandiri ini.
"Pelaku beserta seluruh barang bukti sudah kami amankan di Mapolsek. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, uang palsu tersebut dicetak sendiri oleh pelaku menggunakan printer biasa dan kertas A4," terang Kompol Rizal.
Baca Juga: Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas
Dari tangan tersangka, penyidik menyita sejumlah barang bukti krusial yang digunakan untuk memproduksi dan mengedarkan uang palsu, di antaranya 3 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 siap edar, sejumlah uang tunai pecahan asli (diduga hasil uang kembalian), 1 unit printer merk Epson, tumpukan kertas A4 sebagai bahan baku cetak dan
beberapa bungkus rokok hasil belanja dari uang palsu.
Saat ini, polisi terus mengembangkan kasus untuk menelusuri jejak peredaran upal buatan AI, termasuk menghitung berapa banyak nominal palsu yang sempat beredar di pasaran.
Atas kenekatannya mencetak uang sendiri, AI kini terancam hukuman berat. Polisi menjeratnya dengan Pasal 375 ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana kurungan atas tindakan menyimpan, mengedarkan, dan membelanjakan mata uang palsu.
Berita Terkait
-
Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas
-
Siapa Dalang di Balik Kebakaran Way Kambas? Polda Lampung Incar Potensi Kelalaian Korporasi
-
Misi Darurat di Jantung Way Kambas: Tim Alfa TNI Terjun Jinakkan Api
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung