- Bripda Rizky Ardiyanto ditemukan tewas mengapung di Sungai Mesuji, Lampung, pada Jumat, 11 September 2026.
- Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat bertugas mengawal kapal tongkang pengangkut sawit di perairan tersebut.
- Jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani autopsi forensik guna mengungkap penyebab kematian.
SuaraLampung.id - Operasi pencarian intensif selama dua hari terhadap personel Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan, Bripda Rizky Ardiyanto, berakhir dengan duka mendalam.
Anggota polisi yang dilaporkan hilang misterius saat bertugas mengawal kapal tongkang tersebut akhirnya ditemukan tak bernyawa di tepi Sungai Mesuji, Desa Wiralaga I, Kabupaten Mesuji, Lampung, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Saat ditemukan dalam kondisi mengapung oleh tim SAR gabungan, senapan laras panjang dinas milik korban masih dalam posisi terselempang erat di tubuhnya.
Jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan perahu karet Basarnas menuju daratan, sebelum akhirnya diterbangkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang guna menjalani autopsi forensik.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Isawandari Yuyun, membenarkan penemuan jasad personel Korps Bhayangkara tersebut setelah pencarian maraton yang melibatkan jajaran kepolisian, Basarnas, dan warga sekitar.
"Setelah dua hari penyisiran tanpa henti di perairan Mesuji, korban akhirnya berhasil ditemukan. Jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk proses autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian almarhum," ungkap Yuni, Jumat (11/9/2026).
Peristiwa nahas ini bermula saat Bripda Rizky mengemban tugas pengawalan Kapal Tongkang Agro Permai milik PT PAR bersama seorang prajurit Marinir Brigif IV Pesawaran, Kopral Prasetyo.
Kapal angkut sawit tersebut bertolak dari Dermaga 129 Kebun Hikmah 5, Desa Pagar Dewa, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 20.50 WIB dengan tujuan Dermaga KMJ, Desa Gajah Mati, Sungai Menang.
Di tengah perjalanan malam itu, Kopral Prasetyo terlebih dahulu berpindah pengawalan ke kapal lain, yakni Agro Surya.
Baca Juga: Pencarian Berakhir Duka: Polisi Muda yang Hilang di Sungai Mesuji Ditemukan Tak Bernyawa
Tak lama berselang, Bripda Rizky sempat naik ke ruang kemudi kapal untuk berkoordinasi dengan juru mudi terkait rencana perpindahan posisinya saat kapal berpapasan dengan Kapal Yusika.
Usai memberi informasi, sang kapten kapal sempat menyarankan Bripda Rizky untuk beristirahat di kabin dalam. Namun, korban menolak dengan alasan udara di dalam ruangan terasa panas dan gerah. Korban pun memilih beristirahat di dek luar kapal.
Petaka mulai terendus ketika siluet Kapal Yusika mulai tampak mendekat. Juru mudi yang hendak memanggil Bripda Rizky untuk bersiap-siap mendadak panik karena area tempat korban beristirahat telah kosong melompong.
Seluruh sudut kapal tongkang disisir oleh nakhoda dan anak buah kapal (ABK), namun Bripda Rizky lenyap tanpa jejak di tengah pekatnya malam.
Menyadari bahaya yang terjadi, awak kapal segera merapat ke Desa Nipah Kuning dan meminta pertolongan darurat hingga informasi diteruskan ke Polsubsektor Mesuji Pusat dan Basarnas.
Kini, kepolisian berfokus mengungkap misteri di balik jatuhnya Bripda Rizky ke aliran sungai berarus deras tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot