- Tim gabungan kepolisian menangkap dua pelaku pembunuhan fotografer Isnandar Ahmad di Lampung pada Selasa (15/9/2026).
- Korban ditemukan tewas dengan dua belas luka tusukan di rumahnya setelah dirampok pada Senin (14/9/2026).
- Polisi mengamankan barang bukti berupa mobil korban dan senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi korban.
SuaraLampung.id - Pelarian dua pelaku pembunuhan sadis terhadap Isnandar Ahmad (41), seorang fotografer hajatan asal Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, berakhir.
Tak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk mengungkap tabir kejahatan berdarah ini. Salah satu pelaku berhasil diringkus saat bersiap melarikan diri di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Aksi penangkapan kilat pada Selasa (15/9/2026) tersebut dilakukan oleh tim gabungan Tekab 308 Presisi Polda Lampung, Subdit Kamneg Intelkam Polda Lampung, bersama Satreskrim dan Satintelkam Polres Lampung Timur.
Pelaku pertama yang diringkus adalah Riki Perlian (26), warga Desa Sukadana Jaya. Dari 'nyanyian' Riki di hadapan penyidik di Bakauheni, polisi langsung bergerak cepat memburu komplotannya.
Hasilnya, pelaku kedua bernama Nur Hidayat (39) berhasil dibekuk di Dusun Srikaya, Desa Sukadana Tengah, Lampung Timur.
Kasus perampokan berujung pembunuhan ini sempat menggegerkan warga Desa Hargomulyo pada Senin (14/9/2026). Saat itu, korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya dalam kondisi mengenaskan.
Hasil visum dan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengungkap kebrutalan para pelaku. Tubuh fotografer yang dikenal ramah ini robek akibat 12 luka tusukan senjata tajam di sejumlah titik vital.
Motif perampokan menguat setelah sejumlah aset berharga milik korban raib dari lokasi. Para pelaku membawa kabur satu unit mobil Mitsubishi Xpander warna hitam, perhiasan emas milik korban.
Meski berupaya menghilangkan jejak, aksi para pelaku ternyata menyisakan celah fatal. Di halaman rumah korban, polisi menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat yang tertinggal dan diduga kuat milik salah satu pelaku saat menyatroni kediaman korban.
Baca Juga: Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung
Berangkat dari temuan tersebut, polisi langsung melacak pergerakan para tersangka yang berusaha kabur ke Pulau Jawa membawa kendaraan curian.
Selain menciduk kedua tersangka, aparat berhasil mengamankan barang bukti krusial berupa mobil Mitsubishi Xpander hitam milik korban serta sebilah senjata tajam jenis pisau garpu yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
Kini, kedua pelaku telah digelandang ke Mapolres Lampung Timur guna menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka di hadapan hukum.
Berita Terkait
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung
-
Nyawa Melayang di Ruang Tamu, Pelaku Pembunuhan Banjar Agung Akhirnya Menyerah
-
Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas
-
Siapa Dalang di Balik Kebakaran Way Kambas? Polda Lampung Incar Potensi Kelalaian Korporasi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong