- Polda Lampung membentuk Timsus untuk memburu pelaku penembakan Bripka Arya Supena di Labuhan Ratu pada Sabtu, 9 Mei 2026.
- Petugas melakukan penyekatan di seluruh wilayah Lampung untuk menutup jalur pelarian pelaku pencurian kendaraan bermotor tersebut.
- Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak percaya hoaks penangkapan dan tetap menunggu rilis resmi hasil penyelidikan forensik.
SuaraLampung.id - Lima hari sudah berlalu sejak dentuman senjata api di Labuhan Ratu merenggut nyawa Bripka (Anumerta) Arya Supena. Namun, bagi jajaran Polda Lampung tidak ada kata istirahat, tidak ada ruang untuk menyerah.
Sebuah operasi senyap namun masif kini tengah digelar di seluruh penjuru Lampung demi satu tujuan membawa pembunuh sang Bhayangkara ke hadapan hukum.
Di balik garis polisi dan tumpukan berkas penyelidikan, Tim Khusus (Timsus) bentukan Polda Lampung terus bekerja dalam senyap.
Mereka kini berlomba dengan waktu, menyisir setiap inci petunjuk yang ditinggalkan para pelaku pencurian kendaraan bermotor yang nekat menarik pelatuk ke arah petugas.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa pengejaran ini telah memasuki fase krusial. Kepingan-kepingan informasi dari saksi mata mulai membentuk sebuah gambaran utuh tentang siapa sebenarnya para pelaku di balik tragedi berdarah tersebut.
“Timsus masih terus bergerak di lapangan. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, penyelidikan kini mengarah pada beberapa petunjuk penting yang sedang kami dalami secara intensif,” ujar Kombes Yuni pada Kamis (14/5/2026).
Tak ingin buruannya lepas keluar daerah, Polda Lampung telah menetapkan status siaga di pintu-pintu keluar wilayah.
Penyekatan dilakukan secara berlapis, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek, menciptakan jaring-jaring pengamanan untuk memastikan pelaku tidak punya celah untuk melarikan diri.
Di tengah ketegangan proses pengejaran, jagat maya sempat diguncang oleh video-video viral yang diklaim sebagai momen penangkapan pelaku.
Baca Juga: Bandit Bersenpi di Bandar Lampung Nekat Tembaki Korban Saat Kejar-kejaran, Berakhir di Masjid
Namun, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf meminta masyarakat untuk tidak menelan mentah-mentah informasi yang beredar di media sosial.
Ia menegaskan bahwa kepolisian memegang teguh metode Scientific Crime Investigation. Setiap langkah pembuktian melibatkan tim forensik untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam pengungkapan kasus ini.
“Proses pengejaran masih berlangsung. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Nanti, seluruh informasi resmi akan kami sampaikan secara transparan setelah semua data di lapangan terkonfirmasi valid,” tegas Helfi.
Mengenai kabar senjata api milik korban yang diduga hilang atau diambil pelaku, Kapolda menyebut hal tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman serius oleh penyidik.
Seperti diketahui Bripka Anumerta Arya Supena merengang nyawa ditembak saat berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di depan Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).
Berita Terkait
-
Bandit Bersenpi di Bandar Lampung Nekat Tembaki Korban Saat Kejar-kejaran, Berakhir di Masjid
-
Dua Siswi SMP Bandar Lampung Terjebak Terapis Plus-Plus karena Iming-iming Gaji Jutaan
-
Pabrik Cinta Palsu di Balik Jeruji: 137 Napi Rutan Kotabumi Menjerat 1.200 Korban
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan
-
Bandar Lampung Tertinggi! Beras dan Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi di Lampung
-
Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU
-
Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter
-
Payroll Lebih Cepat dan Tertib, Ini Solusi Digital dari QLola by BRI