- Dua pelaku mencuri motor milik Haris di bengkel Jalan Pangeran Tirtayasa, Bandar Lampung pada Selasa, 28 April 2026.
- Pelaku sempat melepaskan tembakan senjata api rakitan ke arah korban saat berusaha melarikan diri dari kejaran warga.
- Polsek Sukarame berhasil meringkus kedua tersangka dan menyita barang bukti senjata api untuk proses hukum lebih lanjut.
SuaraLampung.id - Malam yang tenang di sebuah bengkel mobil di Jalan Pangeran Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, mendadak pecah oleh suara letusan senjata api.
Sebuah drama kejar-kejaran bak film aksi tersaji di jalanan Bandar Lampung ketika seorang pemilik motor nekat mengejar bandit yang membawa kabur "kuda besi" kesayangannya.
Tragedi ini bermula pada Selasa (28/4/2026) malam, saat Haris (27), warga Sukarame, sedang melepas lelah di sebuah bengkel di Kelurahan Campang Raya.
Tanpa ia sadari, dua pasang mata berinisial OKS dan SNP tengah mengincar sepeda motor Honda CRF merah putih miliknya yang terparkir tanpa kunci tambahan.
Hanya dalam hitungan detik, bermodalkan keahlian merusak kunci stang, para pelaku berhasil membawa kabur motor senilai Rp25 juta tersebut. Namun, pelarian mereka tak berjalan mulus.
Rekan korban yang melihat motor tersebut dibawa keluar kios langsung berteriak. Haris tak tinggal diam. Ia bersama temannya melakukan aksi "langkah seribu" mengejar kedua pelaku yang berusaha memacu mesin di kegelapan malam.
Sial bagi pelaku, di tengah pelarian yang menegangkan, salah satu dari mereka kehilangan kendali dan terjatuh. Merasa terdesak dan nyaris tertangkap, sang bandit mencabut senjata api rakitan jenis revolver dari balik pinggangnya.
Dor! Sebutir timah panas dimuntahkan ke arah Haris. Beruntung, maut masih menjauh. Tembakan itu meleset dari sasaran.
Melihat nyalinya tak ciut meski ditembaki, warga sekitar bersama aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung mengepung pelaku. Satu tersangka berhasil diringkus di tempat setelah sempat dikepung massa.
Baca Juga: Pemkot Bandar Lampung Garap Peta Jalan Raksasa Demi Kota Bebas Banjir
Drama tak berhenti di situ. Unit Reskrim Polsek Sukarame di bawah komando Kompol M Rohmawan bergerak cepat melakukan pengembangan. Pelarian pelaku kedua, SNP (21), ternyata berakhir dengan cara yang tak terduga. Bak sebuah ironi, SNP ditangkap polisi tepat setelah ia menjalankan ibadah.
“Tersangka SNP kami amankan usai melaksanakan salat Isya di Masjid Al Barokah, Kelurahan Campang Raya,” ungkap Kompol M Rohmawan.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku kini telah mendekam di sel tahanan.
Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah senjata api rakitan yang digunakan untuk mengancam nyawa korban.
Berita Terkait
-
Pemkot Bandar Lampung Garap Peta Jalan Raksasa Demi Kota Bebas Banjir
-
Aksi Bejat Pemulung: Cabuli Bocah 6 Tahun di Kamar Mandi Masjid Tanjung Senang
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Sempat Viral Letuskan Senpi, Salah Satu Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diringkus Polisi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Ritual Menginjak Kepala Kerbau Jadi Sorotan, Ini Makna Prosesi Adat yang Dijalani Jokowi di Lampung
-
Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa
-
Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026
-
ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa