- Polda Lampung menggelar operasi maraton satu hari pada Rabu (12/8/2026) dan membongkar 40 perkara pidana.
- Polisi berhasil menangkap 41 pelaku kejahatan serta mengidentifikasi 86 lokasi kejadian perkara di berbagai wilayah.
- Fokus utama operasi adalah menekan kejahatan C3, menyita barang bukti, dan menangkap buronan DPO.
SuaraLampung.id - Polda Lampung menggelar operasi maraton yang berlangsung hanya dalam waktu satu hari dan berhasil menggulung 41 pelaku kejahatan dari berbagai wilayah.
Operasi ini berhasil membongkar 40 perkara pidana yang selama ini menghantui masyarakat. Fokus utama polisi tertuju pada C3, tiga jenis kejahatan paling meresahkan yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan Kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Kami berhasil menangkap 41 pelaku kejahatan dari 40 perkara pidana. Mayoritas yang diungkap adalah kasus C3," tegas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, Rabu (12/8/2026).
Tidak hanya menangkap orangnya, polisi juga berhasil memetakan jejak kejahatan para pelaku. Total ada 86 lokasi kejadian perkara (TKP) yang berhasil teridentifikasi.
Dari puluhan titik tersebut, berbagai barang bukti mulai dari alat kejahatan hingga hasil jarahan berhasil disita dan kini memenuhi kantor polisi sebagai saksi bisu aksi kriminal mereka.
Operasi berskala besar ini melibatkan jajaran polres di seluruh wilayah hukum Polda Lampung. Menariknya, di antara puluhan wajah yang tertunduk lesu saat diamankan, beberapa di antaranya merupakan pemain lama yang sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Menurut Kombes Yuni, kasus Curat atau pencurian dengan pemberatan mendominasi daftar tangkapan kali ini. Hal ini menunjukkan bahwa polisi tengah fokus menyisir sel-sel pencurian yang menyasar rumah warga maupun fasilitas publik.
Pengungkapan besar-besaran ini bukan sekadar mengejar angka statistik. Ini adalah bagian dari strategi besar Polda Lampung untuk menekan angka kriminalitas dan mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat yang mulai resah dengan aksi kejahatan jalanan.
"Polisi masih melakukan proses penyidikan mendalam terhadap para pelaku. Kami tidak akan berhenti di sini. Pengejaran terus dilakukan terhadap pelaku-pelaku lain yang masih mencoba bermain-main di wilayah Lampung," tambah Yuni. (ANTARA)
Baca Juga: Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Operasi Kilat 24 Jam: Polda Lampung Sapu Bersih 41 Bandit, 86 Titik Kejahatan Terbongkar
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal dalam Kesendirian di Bandar Lampung
-
Dilahirkan di Kamar Mandi, Dibuang ke Bak Sampah: ART Buang Darah Dagingnya Sendiri di Pahoman