Wakos Reza Gautama
Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:32 WIB
Ilustrasi kejahatan. Polda Lampung menggelar operasi maraton satu hari pada Rabu (12/8/2026) dan membongkar 40 perkara pidana. [pixabay]
Baca 10 detik
  • Polda Lampung menggelar operasi maraton satu hari pada Rabu (12/8/2026) dan membongkar 40 perkara pidana.
  • Polisi berhasil menangkap 41 pelaku kejahatan serta mengidentifikasi 86 lokasi kejadian perkara di berbagai wilayah.
  • Fokus utama operasi adalah menekan kejahatan C3, menyita barang bukti, dan menangkap buronan DPO.

SuaraLampung.id - Polda Lampung menggelar operasi maraton yang berlangsung hanya dalam waktu satu hari dan berhasil menggulung 41 pelaku kejahatan dari berbagai wilayah.

Operasi ini berhasil membongkar 40 perkara pidana yang selama ini menghantui masyarakat. Fokus utama polisi tertuju pada C3, tiga jenis kejahatan paling meresahkan yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan Kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Kami berhasil menangkap 41 pelaku kejahatan dari 40 perkara pidana. Mayoritas yang diungkap adalah kasus C3," tegas Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, Rabu (12/8/2026).

Tidak hanya menangkap orangnya, polisi juga berhasil memetakan jejak kejahatan para pelaku. Total ada 86 lokasi kejadian perkara (TKP) yang berhasil teridentifikasi.

Dari puluhan titik tersebut, berbagai barang bukti mulai dari alat kejahatan hingga hasil jarahan berhasil disita dan kini memenuhi kantor polisi sebagai saksi bisu aksi kriminal mereka.

Operasi berskala besar ini melibatkan jajaran polres di seluruh wilayah hukum Polda Lampung. Menariknya, di antara puluhan wajah yang tertunduk lesu saat diamankan, beberapa di antaranya merupakan pemain lama yang sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Menurut Kombes Yuni, kasus Curat atau pencurian dengan pemberatan mendominasi daftar tangkapan kali ini. Hal ini menunjukkan bahwa polisi tengah fokus menyisir sel-sel pencurian yang menyasar rumah warga maupun fasilitas publik.

Pengungkapan besar-besaran ini bukan sekadar mengejar angka statistik. Ini adalah bagian dari strategi besar Polda Lampung untuk menekan angka kriminalitas dan mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat yang mulai resah dengan aksi kejahatan jalanan.

"Polisi masih melakukan proses penyidikan mendalam terhadap para pelaku. Kami tidak akan berhenti di sini. Pengejaran terus dilakukan terhadap pelaku-pelaku lain yang masih mencoba bermain-main di wilayah Lampung," tambah Yuni. (ANTARA)

Baca Juga: Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis

Load More