- Kebakaran melanda gudang PT Prima Food Internasional di Bandar Lampung pada hari Selasa (11/8/2026).
- Petugas keamanan menyelamatkan tiga kendaraan sementara korsleting listrik diduga menjadi pemicu utama peristiwa tersebut.
- Insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp3 miliar.
SuaraLampung.id - Si jago merah mengamuk dan melahap gudang penyimpanan milik PT Prima Food Internasional di Jalan Slamet Riyadi Raya, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Insiden ini bermula dari sebuah suara asing yang memecah keheningan pos penjagaan. Angga Priansyah (23), petugas keamanan yang sedang berjaga malam itu, terperanjat saat mendengar bunyi letupan dari arah depan gudang.
Begitu pintu gerbang dibuka, Angga disambut pemandangan mencekam. Lidah api sudah menjalar cepat, merayap di antara tumpukan stok frozen food dan bahan pokok.
Dalam situasi genting dan seorang diri, adrenalinnya terpacu. Prioritasnya saat itu adalah menyelamatkan aset yang bisa bergerak.
"Saksi berusaha mengevakuasi kendaraan yang berada di dalam gudang," ungkap Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, Rabu (12/10/2026).
Dari empat kendaraan yang terparkir di dalam, Angga berhasil mengeluarkan tiga di antaranya. Sayangnya, satu kendaraan terakhir harus rela ditinggalkan karena posisinya yang berada di ujung gudang sudah terkepung api yang kian membesar. Dengan bantuan warga sekitar, upaya pemadaman pun dilakukan sembari menunggu tim pemadam kebakaran tiba.
Berdasarkan penyelidikan awal, petaka ini diduga kuat dipicu oleh masalah teknis. Sebuah terminal listrik yang terhubung dengan mesin pendingin (freezer) diduga mengalami korsleting hingga memercikkan api.
"Informasi awal yang kami terima, kebakaran diduga bermula dari gangguan listrik yang berasal dari sambungan atau terminal peralatan freezer di dalam gudang," jelas AKP Agustina.
Gudang yang berstatus sewa tersebut bukan hanya menyimpan produk unggas, nugget, dan makanan beku lainnya. Di dalamnya juga tersimpan stok kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, gula, hingga minyak goreng.
Baca Juga: Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal dalam Kesendirian di Bandar Lampung
Material yang mudah terbakar dan suhu ruangan yang berubah drastis membuat api dengan cepat menguasai seluruh isi bangunan.
Meski api berhasil dijinakkan, dampak yang ditinggalkan tidaklah sedikit. Pihak kepolisian memperkirakan kerugian materiil mencapai angka Rp3 miliar. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini.
Hingga saat ini, garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian. Tim penyidik terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis
-
Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun
-
Sikapi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Lamsel, MUI Lampung: Tolak Aksi Sweeping
-
Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal
-
Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas