- Seorang pensiunan ASN berusia 75 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Bandar Lampung pada Selasa, 11 Agustus 2026.
- Adik korban menemukan jenazah kakaknya yang sudah membusuk setelah mencium aroma menyengat dari dalam rumah yang tertutup rapat.
- Polisi menyatakan tidak ada tanda kekerasan dan menduga korban meninggal akibat riwayat penyakit jantung yang dideritanya.
SuaraLampung.id - Pintu rumah di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, tertutup rapat, namun aroma menyengat yang keluar dari celahnya.
Di balik dinding rumah tersebut, KE (75), seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), ditemukan telah mengembuskan napas terakhirnya dalam kesendirian.
Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, BM (68), adik kandung korban, awalnya datang untuk berkunjung. Namun, langkahnya terhenti oleh bau tidak sedap yang menusuk hidung saat ia mendekati pintu rumah kakaknya.
Rasa cemas menyelimuti BM saat ia perlahan membuka pintu. Di dalam ruangan, ia menemukan kakaknya sudah tak bernyawa dalam posisi tertelungkup.
Tubuh sang pensiunan telah mengalami pembengkakan dan mulai membusuk, sebuah tanda bahwa maut telah menjemputnya beberapa hari sebelum ditemukan.
Polresta Bandar Lampung yang menerima laporan segera menerjunkan tim untuk mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Ketika saksi membuka pintu rumah, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan," jelas Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati.
Spekulasi mengenai adanya tindak kriminal sempat berembus, namun hasil pemeriksaan awal polisi memberikan jawaban yang berbeda.
Petugas tidak menemukan adanya kerusakan pada pintu maupun jendela rumah yang mengarah pada aksi pembobolan. Secara kasatmata, tubuh korban pun tidak menunjukkan tanda-tanda bekas kekerasan.
Baca Juga: Dilahirkan di Kamar Mandi, Dibuang ke Bak Sampah: ART Buang Darah Dagingnya Sendiri di Pahoman
"Untuk sementara tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana. Pintu dan jendela rumah dalam keadaan baik," tambah Agustina.
Keluarga mengungkapkan bahwa di usia senjanya, KE memang tengah berjuang melawan penyakit jantung. Dugaan kuat mengarah pada kondisi kesehatan yang memburuk secara tiba-tiba sebagai penyebab kematian sang abdi negara.
Meski indikasi mengarah pada kematian alami, polisi tidak ingin berspekulasi lebih jauh. Jenazah KE segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Abdul Moeloek Lampung untuk menjalani pemeriksaan medis menyeluruh dan visum et repertum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Ke Pestapora 2026? Ada Cashback 20 Persen dari QRIS BRImo
-
Tiga Hari Ditelan Ombak, Jasad Pelajar Asal Lampung Barat Ditemukan Terdampar di Pantai
-
Berawal dari Motor Warga Sering Mogok, Polisi Bongkar Gudang Pengoplos BBM Subsidi di Lampung Tengah
-
Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat
-
Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta